Dalam suatu coverstory Newsweek bidang ilmu pengetahuan, digambarkan
bagaimana jiwa manusia melihat tubuhnya sendiri. Ternyata penis punya ukuran
hampir2 separuh tubuh. Diameternyapun sama. Kenyataan riilnya kita tahu
sendiri. Punya saya bahkan lebih kecil dari burung Parkit yang warna-warni
itu.

Kelihatannya dalam soal Timor-Timur kita ini kita masuk dalam Penis
Syndrome. Penduduk Timor itu mungkin cuma lebih banyak sedikit dibanding
Wonogiri dipelosok Jawa Tengah .  Luasnya nyaris tak tergambar dalam peta
Nusantara. Bukannya kita mau mengecilkan problem kemanusiaan. Tapi terlalu
banyak mikir dan ngomong buat mereka apakah tidak terlalu mewah buat kita
semua yang sedang terpuruk ini?  Apakah kita tidak kuatir wabah muntah bisa
merajalela  ?

Habibie yang amat menggemaskan itu, telah berjasa besar melepas borok bau
dari dengkul kita. Biarlah bangsa lain seperti Australia , mendapat giliran
merawat bangsa yang katanya religious dan pandai berterimakasih itu.
Berbagai sarana seperti jalan-jalan licin, pendidikan dan sekolahan, gereja,
kan bisa diisi dan dilanjutkan. Itu memang nasib mereka ketemu kita di segi
positipnya. Walikukun , Sukamandi , Singaparna , Kupang ,  Waingapu,
Kutoarjo adalah kota-kota yang sudah limapuluh tahun menantikan giliran
punya jalan dan sekolahan .

Apakah Habibie harus berhenti dihujat ? Siapa bilang ! Masih terlalu banyak
isu lain . Baligate masih jauh dari tuntas .  Isu lain ? Habibie kencing ,
Habibie makan , Habibie telanjang dikamar mandi , Habibie tingginya naik 2
cm, ..... Jangan kuatir kehabisan.




______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke