Saya menbaca sebuah media, memuat hasil wawancara dengan Bang Buyung.
Bang Buyung menyatakan bahwa ketika masih jadi pengacara RR, timnya pernah 
menyusun 4 naskah pernyataan bantahan catatan harian RR. Untuk keperluan 
diskusi tim pembela. Salah satu naskah itu dipinjam RR, dan tidak pernah 
kembali. Lalu muncul pernyataan bantahan yang ditanda tangani RR dan 
dibacakan Menteri Muladi.

Ketika RR ditanya Buyung, dia bilang nggak tahan ditekan-tekan terus, 
akhirnya dia tanda tangani dan berikan kepada yang menekannya.
Mengetahui hal itu Buyung protes, mengapa nggak konsultasi dulu. RR 
menjawab, kalau bilang dulu nanti nggak boleh lagi.
Buyung memang tidak bilang apakah text yang dibacakan Menteri Muladi sama 
dengan text yang dipinjam RR.

Jadi alur perjalanan surat itu nampaknya mulai dari Buyung, ke Rudi, ke yang 
menekan, lalu ke Baramuli, lalu ke Presiden Habibie, lalu ke Menteri Muladi, 
lalu dibacakan dan copynya dibagikan kepada pers.

Dalam pernyataan di SCTV siang ini, Baramuli mendapati surat itu dari 
petugas penerima surat. Dia tidak membantah menyerahkan kepada Habibie. 
Tetapi dia juga tidak bertemu sendiri dengan RR. Dia mengatakan tidak 
mengenal RR. Dia hanya kenal Novanto.

Kalau kedua potongan berita itu benar, siapa yang sebenarnya melakukan 
penekanan kepada RR sehingga RR menanda tangani surat itu?

Untuk quiz kali ini hadiahnya dilipat duakan. Selamat mengikuti, dan kami 
akan segera kembali setelah yang satu ini.

Yap

>From: �� <[EMAIL PROTECTED]>
>Date: Sat, 11 Sep 1999 09:04:48 +0700
>
>Baramuli sudah kehilanga gapitnya!
>
>Kedaulatan ada di tangan rakyat harus segera diwujudkan.
>��
>
>

______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com

______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke