Sudah dua minggu ini -- persisnya Senin, 30 Agustus dan Senin, 6 September lalu -- PBHI (Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia) pimpinan Pak Hendardi memasang iklan layanan masyarakat di KOMPAS dan TEMPO berjudul "DI SAIGON ATAU ACEH, SAMA SAJA". Iklan yang menampilkan foto legendaris mengenai penembakan Viet Cong oleh Kepala Polis Saigon itu -- secara garis besar -- mengecam perbuatan impunity (=kejahatan tanpa hukuman) yang dilakukan pemerintah selama ini, hingga menyebabkan para dalang dan pelaku kejahatan terhadap kemanusiaan bebas berkeliaran tanpa pernah dihukum. Yang berbeda dari iklan-iklan lain pada umumnya, PBHI mengajak pembaca yang consern mengenai HAM untuk mendesak calon presiden kepercayaannya (Mega, Habibie, atau Gus Dur) agar segera mengakhiri praktek impunity, melakukan penyelidikan dan pengusutan atas sejumlah kejahatan kemanusiaan yang telah terjadi, merevisi hukum nasional agar sesuai dengan instrumen HAM PBB, meratifikasi Rome Statue of the International Criminal Court, dan lain sebagainya. Desakan itu diwujudkan dalam sebuah petisi yang disertakan dalam iklan itu. Jadi pembaca tinggal mengguntingnya, membubuhkan tanda tangan, lalu mengirimkannya melalui pos atau fax kepada calon presiden kepercayaan masing-masing. Di situ telah disediakan alamat surat dan nomor fax kantor Mega, Habibie dan Gus Dur. Saya tertarik untuk mengetahui bagaimana komentar teman-teman di milis ini mengenai iklan PBHI tersebut? Jangan-jangan sudah ada di antara Anda yang ikut mengirimkan petisi itu ... Jika dua minggu ini Anda melewatkannya, Senin besok (13 September) konon iklan itu akan muncul lagi di KOMPAS dan TEMPO dengan versi sedikit berbeda. Kali ini judulnya "DI TIMTIM ATAU KOSOVO, SAMA SAJA", sedangkan fotonya adalah gambar seorang anak muda Timtim yang mati tergeletak di jalan setelah sebelumnya dikejar-kejar polisi. Anda yang berlangganan TIME edisi Asia pasti tahu, foto itu kabarnya direpro dari majalah itu. Saya mengharapkan komentar teman-teman di sini mengenai iklan layanan masyarakat tersebut ... Selamat berakhir pekan (dan selamat menuggu iklan itu, bagi yang belum sempat melihat) ______________________________________________________________________ Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI dengan mengirim e-mail kosong ke alamat; Bergabung: [EMAIL PROTECTED] Keluar: [EMAIL PROTECTED] Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
