Jangan gitu aaaah, ngai juga pake...
Orang ngomong serius kok diceletuki sih...
Ayo pak Abdullah, tolonglah sempatkan sedikit waktu. Sampai hari ini saya 
masih dalam keyakinan, Cak Nur adalah Capres yang paling pantas. Sayang 
selama ini pula beliau menolak.

Yap

>From: "drajad" <[EMAIL PROTECTED]>
>Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
>To: <[EMAIL PROTECTED]>
>Subject: Re: [Kuli Tinta] Timlo : SERIAL KILLER
>Date: Sat, 11 Sep 1999 11:58:45 +0900
>
> > Saya belum melihat yang lebih pantas untuk membuat serial tentang Cak 
>Nur
> > itu kecuali Bapak Abdullah Hasan sendiri. Tentu kita akan banyak dapat
> > belajar dari serial itu. Setuju?
> >
> > Yap
> > =====================================
> >
> > Kalau dalam istilah Yogya tanggapan ini disebut "nylekethe", ngak tahu
>kalau
> > di Jawa Timuran.
> >
>-----------------
>
>mungkin kalau jawatimurannya disebut "merkedel".... tul nggak ya?
>
>-----jad-------
>

______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com

______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke