Jadi dengan demikian berapa jumlah orangnya yang harus
dipanggil ? Mungkin akan mencapai puluhan orang.
Apa tidak lebih baik dimulai dari Kwik cs saja ?
Salam,
bRidWaN
At 08:01 PM 9/11/99 +0700, Chandra Adenan wrote:
>Setuju bung,
>mestinya semua yang terlibat baik yang ada didalam catatan harian RR, Kwik
>cs dan yang terlibat dlm pembuatan surat bantahan dipanggil ke pansus,
>dipertemukan dlm satu sesi(pertemuannya di siarkan oleh TV, biar nggak bisa
>kongkow-2). sehingga menjadi jelas buat kita semua.
>
>
>
>----- Original Message -----
>From: Daniel H.T. <[EMAIL PROTECTED]>
>To: <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>
>Sent: Saturday, September 11, 1999 11:34 AM
>Subject: [Kuli Tinta] Mengharapkan Pansus Terbuka
>
>
>> Saya sangat mengharapkan peran pers Indonesia, agar rapat khusus (pansus)
>> DPR untuk menindaklanjuti rapat dengar pendapat umum Komisi VIII DPR yang
>> menghadirkan Rudy Ramli, diupayakan untuk diselenggarakan secara terbuka,
>> dan disiarkan langsung televisi. Di samping itu diharapkan agar DPR pada
>> kesempatan itu harus menghadirkan tokoh-tokoh seperti BARAMULI, NOVANTO,
>> DJOKO S. TJANDRA, dan nama-nama lain yang disebut dalam "catatan Rudy
>> Ramli."
>>
>> Pers Indonesia bisa mengangkat usulan ini ke permukaan, misalnya lewat
>> wawancara pakar. Sebagai warganegara saya sangat mengharapkan apa yang
>> telah diperolah di Komisi VIII lalu itu, jangan dimentahkan dalam pansus
>> yang tertutup. Misalnya lewat berbagai rekayasa yang sudah biasa
>> diterapkan oleh penguasa republik ini. Kita jangan terlalu kaku dengan
>> peraturan/konvensi tata negara yang tidak menguntungkan rakyat. Apalagi di
>> masa perjuangan reformasi sekarang.
>>
>> Terima kasih.
>> Daniel H.T.
______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!