Untuk mengejar ambisinya, ternyata AR juga tidak segan segan mengingkari platform PAN.

Platform PAN :  Menghormati kehidupan beragama, mengembangkan semangat toleransi 
sesama manusia yang berbeda keyakinannya. … PAN menentang segala diskriminasi 
yang didasarkan atas agama, …" 

Kenyataannya dengan tegas dan jelas, AR memasalahkan caleg-caleg nonMuslim, yang 
dikatakan sebagai ancaman serius bagi perjuangan reformasi dan demokrasi. 

Ketika heboh Uskup Belo mengungkapkan penindasan rakyat Timor Timur oleh militer 
Indonesia. AR malah mengecam keras Uskup Belo yang dikait-kaitkan dengan sentimen 
agama. Salah satu tulisannya di Harian Republika ("Gunung Es Belo") bunyinya seperti 
ini: "Saya cuma menasihati Pak Belo supaya lain kali kalau berbicara untuk konsumsi 
publik berhati-hati. Jangan membual hal-hal yang tidak ada dalam kenyataan, apalagi 
menjungkirbalikkan fakta. Berbohong sekali saja pasti akhirnya ketahuan, apalagi 
berbohong secara beruntun. …" 

"Kadang-kadang saya heran, mengapa dengan kopiah keuskupannya Belo mampu melakukan 
kebohongan dan sekaligus mengekspresikan kebenciannya kepada Indonesia. 

Dalam buku Amien Rais ("Membangun Politik Adi Luhung," Zaman, 1998) , Amien antara 
lain menulis soal hubungan Islam-Kristen: "Terus terang kekhawatiran seperti ini 
timbul karena ada yang memulai. Sesungguhnya Islam tidak seperti bayangan mereka. Saya 
pikir ada kelompok di negeri ini yang tidak pernah tahu diri. Mereka itu minoritas 
tetapi ingin memerankan mayoritas dan melupakan yang mayoritas itu sendiri, sehingga 
akan menimbulkan kegocangan-kegoncangan." 

Platform PAN tentang PEREMPUAN: Persamaan hak perempuan mesti diwujudkan secara hukum, 
sosial, ekonomi, dan politik. Kesempatan yang sama mesti diberikan kepada perempuan 
untuk berkecimpung di segala lapangan kehidupan. PAN meyakini perlunya keadilan 
jender. Partai ini memperjuangkan peningkatan keterwakilan perempuan di segala 
lapangan kehidupan. 

Kenyataannya:  AR termasuk penentang perempuan menjadi presiden. Dengan gaya 
sarkasmenya AR mengatakan: "Perempuan boleh saja menjadi presiden, tetapi asalkan 
setelah semua laki-laki di Indonesia ini tidak ada lagi yang becus menjadi presiden!" 
-----

"Sekali menipu seumur hidup orang tidak akan percaya."




Your Ad Placed Over 150,000 Times...Guaranteed! http://www.FantasticLinks.com/
___________________________________________________________
Get your own Web-based E-mail Service at http://www.zzn.com

______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke