Kalau dlm posisi lemah, terus terlalu banyak berlagak galak, akibatnya bisa
bikin malu sendiri. Itu yg terjadi pada (pemerintah) kita sehubungan dng
kasus Timor Timur. 

Sewaktu PBB mengatakan niat untuk mengirim pasukan asing ke Tim Tim, dng
gagah berani pemerintah mengatakan: TIDAK! TNI mampu menangani sendiri
permasalahan di Tim Tim. Indonesia adalah negara berdaulat, dan menolak
intervensi asing dari manapun juga.

Ketika, desakan makin kuat, terutama dari AS dan PBB, akhirnya Indonesia
"mengalah." Tetapi tetap pasang gengsi dengan mengatakan, Indonesia bisa
menerima pasukan asing di Tim Tim, tetapi menolak pasukan dari Australia. 

Tetapi ketika PBB malah mengatakan Indonesia tidak berwenang menentukan
komposisi pasukan asing, dan menginsyaratkan bahwa pasukan Australia pasti
berada di antara pasukan asing lainnya. Malah mungkin sekali menjadi
pimpinan pasukan, kembali Indonesia "mengalah" lagi. 

Yunus Yosfiah, Menpen, mengatakan, anggapan bahwa Indonesia menolak pasukan
dari Australia itu tidak benar. Indonesia selalu terbuka menerima pasukan
asing dari negara mana saja, sesuai yang ditentukan PBB.


Terima kasih


Daniel H.T. <[EMAIL PROTECTED]>


______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke