Memang dewasa ini hampir semua pimpinan mempergunakan ukuran ganda:
nilai agama, nilai kemasyarakatan, nilai filosofis (tentang keadilan), nilai
leluhur ( adat istiadat), hukum positif; semuanya dipergunakan.
Tetapi dalam prakteknya mempergunakan nilai2 yang sangat baik itu, hanya
ketika yang dianggap lawannya melanggar nilai2 tsb. Ketika golongannya
sendiri yang melanggarnya, malahan tidak saja nilai2 tsb. TIDAK
dipergunakan, bahkan malahan dilindungi. MUNAFIK!!!
Biarlah Tuhan yang menghukum, kalau manusia tidak berani menghukumnya.
Bisa saja dalam bentuk bencana alam yang menimpa mereka!
Bekerjalah untuk rakyat atas dasar HATINURANI, bukan nafsunya saja!
J. Sujanto
----- Original Message ----- n
From: �� <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: 15 September 1999 22:59 PM
Subject: Re: [Kuli Tinta] Re: [arek-suroboyo] Re: [siyasah] PDIP = Jelmaan
Status Quo
> Bagaimana dengan Baramuli yang selalu membawa nama Allah sehingga diprotes
> oleh penelpon itu?
>
>
> ----- Original Message -----
> From: GIGIH NUSANTARA <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[EMAIL PROTECTED]>
> Cc: <[EMAIL PROTECTED]>
> Sent: 15 September 1999 21:28
> Subject: [Kuli Tinta] Re: [arek-suroboyo] Re: [siyasah] PDIP = Jelmaan
> Status Quo
>
>
> Poros Tengah memang kumpulan Partai yang mengaku sebagai partai Islam.
> Urusan politik jelas tak boleh main sembunyi di balik kaidah keagamaan
> yang siapa pun pasti menghormatinya. Jika main politik, dan harus
> selalu dimenangkan karena agama harus dijunjung tinggi seperti itu,
> sama saja dengan yang satu bawa pedang, sementara yang lain diikat dua
> kaki dan tangannya.
>
> Masa karena kalah pamor lalu menggunakan isu agama seperti itu untuk
> berkilah. Lha menang terus, dong, moass.... Nggak usah tanding aja,
> pek-en kuabeh, beh..
> __________________________________________________
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> ______________________________________________________________________
> Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
> dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
> Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!