----- Original Message ----- 
From: Endang Winarti <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Guyon


> 
>  Dalam rangka kampanye Keluarga Berencana, petugas
>  BKKBN berkunjung ke desa Sumberejo untuk bisa
>  berdialog langsung dengan para akseptor KB.
>  
>  Satu persatu Ibu-ibu di desa itu diajaknya bicara .
>  
>  * Petugas : " Bu Broto pakai apa Bu ? "
>  
>  * Bu Broto : " Pakai IUD. "
>  
>  * Petugas : " Bu Sami pakai apa Bu ? "
>  
>  * Bu Sami : " Pakai susuk. "
>  
>  * Bu Karjo : " Pakai suntik. "
>  
>  * Bu Madre'i : " Pakai dingklik ! ! "
>  
>  * Petugas : " Pakai apa Bu ? "
>  
>  * Bu Madre'i : " PAKE DINGKLIK ! ! ! "
>  
>  * Petugas : " Gimana caranya ? "
>  
>  * Bu Madre'i : " Suami saya sukanya main sambil berdiri.
>  Karena dia lebih pendek dari saya, maka dia perlu mancik
>  ke atas dingklik.
>  Ketika suami saya sudah mulai merem-melek, . . . . . . .
>  . . . . . . . . . . . . .
>  Tak tendang dingklik-nya ! "
>  
>  -----------------------------------------------------
>  
>  Di salah satu restaurant terkenal di kota besar, ada
>  seorang tamu yang sedang makan dan membutuhkan tusuk
>  gigi, karena ada udang terselip di antara gigi-giginya
>  yang jarang-jarang dan maju tak gentar. Dengan serta
>  merta di tamu tadi memanggil pelayan restauran yang
>  berdiri di dekat si tamu tadi duduk.
>  
>  Tamu : Hei pelayan, sini sebentar.
>  
>  Pelayan (dengan rasa hormat yang sangat): ya, Pak, ada
>  yang bisa saya bantu.
>  
>  Tamu : Saya perlu tusuk gigi. Masa' restauran sebesar
>  ini tidak ada tusuk gigi (karena si Tamu tersebut
>  sudah mencari disekitar mejanya, tidak terlihat ada
>  tusuk gigi)
>  
>  Pelayan : ya, Pak, sebentar, saya akan kembali lagi
>  (sambil ngeloyor pergi berusaha mencari tusuk gigi)
>  
>  Beberapa saat kemudian, si Pelayan datang dengan rasa
>  kuatir dan lebih hormat lagi dengan berkata : Maaf
>  Pak, harap bersabar sedikit, ....semuanya lagi
>  dipakai!!!
>  
>  Tamu : ?????
>  
>  ______________________________________________________



______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke