saya setuju pernyataan faisal, ...sayangnya aksi turun jalan mhs masih bersifat
parsial shg cenderung kurang power dan sehingga potensial digebugi aparat, kalau
kompak, se waktu, serentak se nusantara pasti hasilnya lain.
Hbb jangankan power untuk keluar, suruh njewer kupingnya baramuli aja nggak
mampu.
�� <[EMAIL PROTECTED]> on 09/16/99 08:45:11 PM
Please respond to [EMAIL PROTECTED]
To: "Kuli Tinta" <[EMAIL PROTECTED]>, "Perspektif Mailing List"
<[EMAIL PROTECTED]>
cc: (bcc: Imam Sujanmo)
Subject: [Kuli Tinta] sumbu Faisal
Sore ini kita melihat berita bahwa PP memberi dukungan kepada Bambang
Subianto, Glen, dan Rudy Ramli dengan cara menjaga rumah mereka karena
mereka memperoleh ancaman.
Fenomena ini sungguh menarik. Kalau RR diancam karena berkicau di DPR maka
itu sudah masuk dalam perhitungan. Namun kalau pejabat negara diancam maka
disamping aneh juga menunjukkan bahwa negara ini sedang dalam krisis
keamanan, sehingga PP perlu berpartisipasi.
Di sisi yang lain, demonstrasi dari FKPP dan keluarga korban operasi Seroja
mulai marak untuk meminta pertanggungjawaban Habibie dan merupakan
kelanjutan demonstrasi sebelumnya yang dilakukan oleh berbagai kelompok
pemuda dan mahasiswa.. Juga, di beberapa kota baik Jawa maupun luar Jawa
aksi mhs untuk tema yang sama semakin marak.
Menjelang kedatangan pasukan keamanan PBB minggu depan, tampaknya demo itu
akan semakin marak. Pemberanasan KKN adalah tuntutan reformasi, bila mhs
mulai bergerak bersama dengan tema yang sama dan ditambah dengan PP dan FKPP
serta keluara korban Seroja yang mencapai 1500 meninggal dan 2500 cacad
berkoalisi untuk target yang saqma maka people power itu akan mudah sekali
terbentuk. Apalagi, disamping opini publik bahwa Baligate melibatkan pejabat
tertentu telah terbentuk, tampaknya usaha untuk menutupi pejabat yang
terlibat kasus BB semakin kuat dimana nama-nama yang disebut dalam catatan
RR membantah semua dan terkesan hendak menjebloskan RR sendirian sehingga
membuat Faisal Basri agak emosional dengan mengatakan : "yah memobilisasi
masa kan sebuah cara"
Kita mengetahui bahwa Faisal Basri telah memperoleh simpati dari publik
karena konsistensinya. Ucapan itu yang disiarkan oleh SCTV tadi bisa menjadi
sumbu. Habibie memang sudah menegaskan bahwa kasus BB harus diusut tuntas
dan siapapun yang terlibat harus diadili. Namun, fakta dilapangan cenderung
menyiratkan bahwa HBB sebenarnya sudah tidak mempunyai power baik didalam
maupun di luar negeri. Sidang Pansus tadi siang, penarikan jaminan keamanan
terhadap RR, dan ancaman ke Bambang dan Glen paling sedikit menyiratkan
bahwa kekuatan informal untuk menutup mereka yang terlibat dalam baligate
memang melampaui kekuasaan formal.
Ah..., jangan-jangan Faisal benar?
______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!