Skandal Baligate sudah menyebarkan "bau-busuk" kemana-mana. Melalui "Diskusi Baligate versi Antara" diharapkan bau-nya berubah menjadi "wangi". Namun, nampaknya gagal(?). Rakyat tahu dan paham serta tidak dapat di-bodohi lagi. Mari kita cari sumber-sumber penerbit konspirasi "bau-busuk" ini. Berita Skandal BB ini menjadi beban negatif bagi kita semua. Mereka - sumber busuk - memang sudah tidak bermartabat dihadapan rakyat. -------------------------------------- At 02:42 PM 9/18/99 +0700, you wrote: > > > >Rekan-Rekan, > >Saya hanya ingin 'curhat' saja setelah membaca >ke-tiga berita dibawah ini yang menceritakan >suatu diksusi membahas Kasus Skandal Bank Bali, >yang diadakan oleh Parni Hadi dari Kantor >LKBN Antara, bertempat di wisma Antara > >Bagaimana penilaian anda tentang berita ini ? > >Yang pasti acara ini telah berlangsung dengan baik >dan sukses, terutama setelah membaca banyaknya >suara 'wuuu...wuu..' dari teman teman Wartawan. > > >Salam, >bRidWaN > >---------------------------------------------------- >http://www.detik.com/berita/199909/19990918-1210.htm >http://www.detik.com/berita/199909/19990918-1245.htm >http://www.detik.com/berita/199909/19990918-1115.htm >---------------------------------------------------- > >______________________________________________________________________ >Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI >dengan mengirim e-mail kosong ke alamat; >Bergabung: [EMAIL PROTECTED] >Keluar: [EMAIL PROTECTED] > >Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia! > > > > > > > > > > > > > ______________________________________________________________________ Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI dengan mengirim e-mail kosong ke alamat; Bergabung: [EMAIL PROTECTED] Keluar: [EMAIL PROTECTED] Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
