assalamu'alaikum, salam sejahtera. netters sekalian, pagi ini saya membuka suaramerdeka-online. tidak seperti biasa, saya membuka rubrik surat pembaca. tidak sengaja pula di bagian tengah ada tulisan berikut. menurut saya, kok tulisan sebaik begini cuma masuk di surat pembaca? rasanya kalau dibumbui dikit dan agak dipanjangkan, akan mengalahkan banyak analisis politik akhir-akhir ini. betapa tidak, tentang kekalahan calon ketua umum DPRD DKI dari PDI-P dari calon dari TNI/Polri saja menghabiskan berkolom-kolom surat kabar dan cukup lumayan hari-hari dengan tayangannya. baik dalam hasil wawancara dengan pengamat, ahli politik, tokoh partai atau langsung berupa analisis politik. sepertinya melupakan bahwa setelah menjadi anggota DPR, maka yang diwakili haruslah rakyat dalam arti umum. sehingga segala tindakan selama menjadi anggota DPRD yaaa harusnya menuju kebaikan kinerja DPRD-nya demi kepentingan rakyat yang diwakilinya.... bukan begitu? wassalam, drajad ------ Meyingkap Misteri Satriya Piningit dan Ratu Adil Membaca dan mencermati tulisan mengenai satriya piningit dan ratu adil berkaitan dengan ramalan Jayabaya yang gencar dimuat di surat kabar, saya mencoba memberikan nuansa baru berkenaan dengan hal tersebut. Menurut pandangan saya, sebagai sastrawan, Ki Ronggowarsito memunculkan istilah satriya piningit dan ratu adil tidak untuk dimengerti secara harafiah. Dia sastrawan yang pandai menggunakan bahasa kiasan. Melihat karyanya, saya yakin ia mempunyai hidup spiritulitas yang baik. Menurut saya, istilah satriya piningit harus dimengerti sebagai jiwa ksatria yang dipingit, tidak berani muncul hanya karena takut intimidasi, jabatan duniawinya terancam. Demikian juga ratu adil, semua orang beriman (dari agama/kepercayaan mana saja) percaya bahwa dari sejak awal dunia ada dan seterusnya, yang berkuasa atas dunia seisinya adalah Sang Pencipta Yang Maha Esa, sehingga pengertian ratu adil adalah keadilan yang menjadi raja, bukan person. Bagaimana tanggapan Saudara yang menyebut diri sebagai paranormal, apakah pengertian ini bisa lebih diterima dan masuk akal? Satriya piningit tidak menunjuk pada person tetapi jiwa satria, dan ini sebenarnya dimiliki setiap orang yang mau mengasah akal budinya. Dengan demikian, setiap orang bisa menjadi ksatria jika menempatkan hukum kebenaran dan keadilan di dalam lubuk hatinya, apa pun profesinya, kaya atau miskin tidak menjadi soal. Kalau kita lihat lebih jauh lagi, sebenarnya satriya piningit sudah muncul, jelas sekali dan saat ini sedang "mengobok-obok'' para begundal (istilah Pak Amien Rais) yang pongah dengan kekuasaan duniawinya, berpesta pora dengan beraneka bentuk ketidakadilan, dan kelaliman. Kita bisa lihat para alim ulama yang "benar'' dari agama apa pun yang terus meluruskan hukum Allah, para penegak hukum yang berjuang menegakkan supremasi hukum, keberanian para mahasiswa menurunkan rezim Orde Baru, dan sebagainya. Saat ini jiwa ksatria makin berani, lihat jelas sekali bahwa orang-orang berkehendak baik terus menyatukan diri mempercepat datangnya ratu adil. Baratayuda makin ramai, orang-orang Pendawa makin ganas, tak mempan disogok, tak takut diintimidasi dengan senjata jiwa satria, tak kenal kompromi, bertekad mengorek, mengungkap, menyingkap borok orang-orang Kurawa demi cita-cita menyongsong ratu adil. Kali terakhir, lihat jiwa satria si Rudy Ramli (mantan dirut Bank Bali) muncul dalam sidang Komisi VIII DPR RI, dengan berani dia mengatakan kebenaran atas kasus Bank Bali yang menghebohkan kalangan perbankan dan berdampak luas pada kondisi perekonomian Indonesia. Profisiat kepada Pak Rudy Ramli dan orang-orang Pendawa sejati, ingat tekad bulat singkirkan perbedaan karena Yang Mahakuasa tidak pernah membedakan umat-Nya, bersatu bekerja sama dengan semua orang yang berkehendak baik berjuang sekuat tenaga mewujudkan cita-cita "rakyatlah pemegang kedaulatan di bumi Indonesia''. Amin. St Heri Hartanto Bandungrejo RT 2 RW 4 Bayan Purworejo 54222 Jateng ______________________________________________________________________ Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI dengan mengirim e-mail kosong ke alamat; Bergabung: [EMAIL PROTECTED] Keluar: [EMAIL PROTECTED] Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
