Pak Janto dan Bung Yap,

Meskipun pada awalnya sohib entp itu sarkastik implisit namun
ijinkanlah kini saya sarkastik eksplisit.

Habibie memang  memiliki sumber kekuasaan Keahlian dan Kekuasaan
Formal, namun sejak dia merangkap jabatan PAL, IPTN, dll, kita
bisa melihat bahwa sebagai manajer di unit-unit organisasi itu
Habibie tidak mampu menggunakan sumber-sumber kekuasaan itu untuk
menunjang kinerja unit organisasi yang dipimpinnya. Silahkan
melihat kinerja organisasi  IPTN dan PAL bila ingin melihat
kepemimpinan Habibie. Kini, kita telah melihat bagaimana bangsa
ini diberbagai daerah porak poranda dimana keputusan dan
kebijaksanaan mengandung resiko besar. Ingat kasus penggunaan
dana reboisasi dan ekonomi zig-zag  itu. Lack of leadership, tu
kata kuncinya.

Akankah kita membuktikan sekali lagi?

��
(kecewa karena Habibie adalah idola anak-anak)

 ----- Original Message -----
From: J.Sujanto <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: 25 September 1999 12:31
Subject: Re: [Kuli Tinta] Krisis wibawa di segala bidang


Dear Yap, anda benar juga, sebagai presiden HBB punya wibawa
sebagai
formalitas yang melekat di jabatannya, memerintahkan memberi
bintang kepada
familinya, memberi opsi ttg Timtim, mengatur/memutuskan soal
perbankan,
mengatur JPS; tapi tidak punya wibawa dalam pengertian
genuine-influence
!!!!
Ah bairin aje, kate anak Betawi; entar lagi juga lakonnya ganti!

jsujanto
----- Original Message -----
From: Yap C. Young <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: 25 September 1999 16:38 PM
Subject: Re: [Kuli Tinta] Krisis wibawa di segala bidang


> Saya nggak setuju kalau Habibie cs dianggap sedang mengalami
krisis
wibawa.
> Dibilang krisis itu kan kalau tadinya punya. Emangnya Habibie
pernah punya
> wibawa?
> Kalau pembandingnya hanya Soeharto, dengan tegas saya bilang:
Soeharto
jelas
> lebih baik!!!
>
> Yap
> (makanya bikin UU People power, supaya jelas mekanismenya, dan
> konstitusional, ha ha haaaa...)
>
>
> >From: �� <[EMAIL PROTECTED]>
> >Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
> >To: "Kuli Tinta" <[EMAIL PROTECTED]>
> >CC: <[EMAIL PROTECTED]>,<[EMAIL PROTECTED]>
> >Subject: Re: [Kuli Tinta] Krisis wibawa di segala bidang
> >Date: Fri, 24 Sep 1999 21:35:23 +0700
> >
> >Pak Janto,
> >
> >Akhirnya pemerintah menunda pelaksanaan UU PKB. Tetapi, korban
> >yang tidak perlu telah berjatuhan. Lalu mengapa pemerintah dan
> >Wiranto ngotot memaksakan kalau akhirnya ditunda. Timtim juga
> >begitu. Opo ora dipikir ? Itulah pertanyaan orang awam yang
tidak
> >mengenyam pendidikan seperti jenius-jenius disekitar Habibie.
> >Bener nanging ora pener. Tampaknya mereka memang ndableg,
> >tambeng, dan mbegugug mutho waton (Bung Yap tolong di
> >terjemahkan).
> >
> >Oktober segera datang, jangan beri kesempatan Habibie dan
> >kawan-kawan  bertindak bener nanging ora pener lagi.
> >
> >People Power? Rakyat kIni sedang marah Pak, sehingga tindakan
> >yang
> >unpredictable mungkin saja terjadi. Situasinya sangat berbeda
> >dengan menjelang Mei 21 98.
> >
> >��
> >(sedih melihat reaksi yang reaktif)
> >
> >
>
> ______________________________________________________
> Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com
>
>
_________________________________________________________________
_____
> Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
> dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
> Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>


_________________________________________________________________
_____
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!













______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke