Maaf nyelonong.. Sapapun yang berpikir arif akan mudah menduga bahwa resistance to change yang bersumber pada ketidaktahuan arah perubahan besar sekali karena cita ABRI dan pemerintah sudah dermikian jeleknya sehingga madupun yang ditawarkan akan dilihat sebagai racun. Itu logis dan sangat manusiawi. Mau lihat contoh kepicikan pandangan pemimpin dalam persitiwa kemarin? Sudah jelas peristiwa Tris Sakti membuahkan kontroversi hingga sekarang dan tetap gelap siapa sebenanrnya yang menembak mhs itu lha koq sekarang bisa-bisanya Wiranto dan Rusman Hadi ngomong bahwa yang menembak bukan aparat. Lha yang dulu bagaimana? Mikir... mikir mas kalau ngomong mikir,,,, ! Ajining diri gumantung obahing lathi! Pemimpin itu dihargai, dipercaya, dan dihormati karena perilaku dan perkataannya! Kalau nggak begitu ya bukan Wiranto namanya...! �� (bosan ah ..) ----- Original Message ----- From: bRidWaN <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]> Sent: 23 September 1999 22:25 Subject: [Kuli Tinta] Mensesneg Muladi: Mahasiswa Pelajari Dulu RUU PKB Rekan-Rekan Yth, Kira-kira apa bisa suara Menteri yang ini akan didengar oleh Mahsiswa ? Kayanya engga mungkin ya ? Soalnya Kredibilitas-nya payah...:) Ada engga Menteri yang lain ? Salam, bRidWaN -------------------------------------------- Mensesneg Muladi: Mahasiswa Pelajari Dulu RUU PKB http://www.detik.com/berita/199909/19990923-2016.htm _________________________________________________________________ _____ Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI dengan mengirim e-mail kosong ke alamat; Bergabung: [EMAIL PROTECTED] Keluar: [EMAIL PROTECTED] Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia! ______________________________________________________________________ Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI dengan mengirim e-mail kosong ke alamat; Bergabung: [EMAIL PROTECTED] Keluar: [EMAIL PROTECTED] Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
