Ikutan nimbrung, ya. Kalau dipikir lebih jauh lagi, sebetulnya yang bodoh 
itu justru yang bertanya. Baramuli kok masih saja ditanya-tanya lagi...

Reva Renaldo


>From: bRidWaN <[EMAIL PROTECTED]>
>Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
>To: [EMAIL PROTECTED], <[EMAIL PROTECTED]>
>Subject: Re: [Kuli Tinta] Fw: [Kuli Tinta] Baramuli bertanya
>Date: Sun, 26 Sep 1999 01:23:38 +0700
>
>
>
>
>Ada seorang Rekan yang menjawab : Baramuli yang bodoh !
>Saya tanya : " Kenapa anda bilang begitu ? "
>
>Dia menjawab :
>    " Karena Baramuli engga tahu siapa yang bodoh.
>      Pake nanya2 segala ! "
>
>Salam,
>bRidWaN
>
>
>At 04:09 PM 9/25/99 +0700, [EMAIL PROTECTED] wrote:
> >
> > Bung Ridwan
> > Baramuli memang sumber dari segala masalah ,pernyataan dia: "apakah
> > dia atau DPR yang bodoh" menunjukkan kelas dia sebagai contoh dari
> > manusia produk orde baru(orde Suharto) yang sejati atau produk
> > stattus-quo,oleh krena itu pendapat dia tidak bersumber dari hati
> > nurani,tetapi bersumber dari egoisme orde baru.
>
>
>
> >----- Original Message -----
> >From: bRidWaN <[EMAIL PROTECTED]>
> >Sent: Friday, September 24, 1999 6:50 PM
> >>
> >>
> >> Barusan di layar SCTV, Baramuli bertanya :
> >>
> >>  "Siapa yang bodoh, anggota DPR atau Baramuli?"
> >>
> >> Mungkin ada yang tahu jawabannya ?
> >>
> >> Salam,
> >> bRidWaN
>
>
>______________________________________________________________________
>Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
>dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
>Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
>Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
>Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>

______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com

______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke