Dari siaran langsung TVRI tentang SU-MPR 1999 (hasil Pemilu 1999) kita
sedikit memperoleh "cerminan mutu SU-MPR ini". Prihatin sekali. Tapi, kita
perlu sabar. Nampak jelas, ephoria kebebasan mewarnai ekspresi demokrasi.
Banyak sekali interupsi. Pasti, mengesalkan dan melelahkan sekali bagi
anggota dewan dalam mengikuti sidang paripurna. Kepimpinan sidang
terharu-biru oleh hujan-interupsi, sehingga sering kehilangan arah. 

Ingat, Rakyat sedang menunggu hasilnya. Kita boleh berbeda pendapat di
segala sendi dan segala sudut, tetapi segera-lah MPR buat
kesepakatan/keputusan agar arah reformasi menyelamatkan bangsa dan negara
ini. Kesabaran rakyat ada batasnya.

Harga demokrasi memang mahal, tetapi lebih mahal tanpa demokrasi.
Dei et Patria.


______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke