Kalau saya, kejadian terpilihnya kedua bintang ini saya tanggapi secara
sangat positif. Dulu saya berharap bahwa Partai yang memperoleh suara
kecil(tetapi punya kemampuan mempengaruhi masyarakat besar) dapatlah menjadi
oposisi bagi partai yang memperoleh suara terbanyak yang akan memegang
kendali pemerintahan. Hal ini perlu dilakukan agar kita tidak lagi
mengulangi kebodohan sejarah bangsa kita dimana pihak pemerintah (yang
berasal dari partai pemenang pemilu) seolah-olah tidak memiliki oposisi,
sehingga jalannya pemerintahan benar-benar minus pengawasan (sak sukanya
penguasa) hampir-hampir tidak ada kritik maupun koreksi dari pihak pemberi
mandat. Terlihat bahwa antara eksekutif dan legislatif ada dalam sisi yang
sama.
Tetapi sekarang (kalau seandainya harapan saya itu terwujud), bisa kita
lihat bahwa PAN + poros tengah serta didukung GOLKAR telah menguasai MPR,
juga DPR telah dikuasakan kepada GOLKAR, maka yang layak diharapkan adalah
PDI-P (yang memperoleh suara rakyat terbanyak) yang didukung oleh PKB-lah
yang pantas menduduki kursi pemerintahan. Kalau ini yang terjadi, sungguh
harmonislah bangsa ini jadinya (untuk sementara Militer kita inggirkan
kepojok bangunan, biar nggak nelek dikursi).
Karena, dengan duduknya Mr. Amien disinggasana MPR tentu pemerintah PDI-P +
PKB tidak akan mungkin main-main dengan kekuasaan (bisa direcall nanti
mandatnya). Begitu pula dengan GOLKAR di DPR tentu akan membuat pemerintah
PDI-P + PKB sulit mendominasi/mendiktekan UU maupun peraturan-peraturan yang
akan membuat penyimpangan-penyimpangan pada negara ini. Kalau hal ini
terjadi maka bolehlah dibilang bahwa bangsa ini sudah pantas memasuki era
Millennium III ini.
Tetapi ini cuma harapan saya sahaja (melihat kecenderungan hasil SU-MPR ini)
, siapa yang tau bahwa semuanya akan sesuai dengan keinginan kita, tapi at
least saya boleh berharap hasilnya akan mencerminkan kedewasaan politik
bangsa ini, yang bukannya mau menang sendiri (tanpa melihat kenyataan bahwa
sebenarnya dia tidak didukung mayoritas masyarakat = ngotot), juga bukan
asal mau menang sendiri tanpa mau membagi (serakah namanya).
Yah semoga aja.....!
Paijo Ndugalpol
(weh ngantuk juga ngikuti SU-MPR)
> -----Original Message-----
> From: bRidWaN [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
>
> Setelah Amien Rais dan Akbar Tanjung terpilih
> masing masing sebagai Ketua MPR dan Ketua DPR,
> saya menyatakan Salut kepada ke-dua Tokoh ini
> atas kehandalannya dalam dunia Politik.
>
> Kalau kita melihat bagaimana terpuruknya PAN
> pada waktu Pemilu dan bagaimana hujatan yang
> ada pada Golkar diawal Pemilu, alangkah beratnya
> buat mereka berdua untuk dapat tampil. Paling
> tidak untuk Positioning.
>
> Belum tentu semua Orang akan dapat melakukan
> manuver-manuver seperti yang dilakukan oleh
> kedua Tokoh kita ini.
>
> Untuk itu saya sekali lagi mengucapkan Salut
> dan Selamat atas terpilihnya Pak Amien dan
> Pak Akbar.
>
> Yang menarik, Kedua Tokoh ini diusulkan oleh
> Frkasi yang memakai nama 'REFORMASI', yaitu:
> FRAKSI REFORMASI dan FRAKSI GOLKAR REFORMASI.
>
> Semoga Bapak-Bapak ini tidak akan mengecewakan
> Rakyat Indonesia dalam bertugas di era Reformasi
> ini, dan dapat melakukan tugasnya sesuai dengan
> hati Nurani-nya. Amin.
>
> Dan semoga tidak akan ada apa yang dinamakan
> "ORDE BARU REFORMASI" .....:)
>
>
> Salam,
> bRidWaN
>
______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!