On Thu, 7 Oct 1999, Izrin Agus wrote:

> kita ini kok aneh ya, dahulu waktu DPR/MPR bersidang kita selalu meminta
> suara dengan voting baik itu terbuka maupun tertutup untuk supaya lebih
> demokratis katanya, namun yang berkembang sekarang adalah diminta DPR/MPR
> memilihi Presiden dengan Musyawarah Untuk Mufakat yang katanya hal ini
> sesuai dengan budaya bangsa dan demokrasi pancasila, jadi kesimpulannya
> waktu dijaman otoriter/fasis  minta supaya demokratis sewaktu dijaman
> demokratis mintanya supaya jadi otoriter/fasis kembali.
> 
> bingung aku .... !

Itu lah politik. Saya juga bingung. Kok kalau yang lainnya PDI-P tidak
minta disamakan dengan jaman Orba. Soal voting terbuka, yang sudah biasa
dilakukan jaman Orbam kok mereka tidak serta merta minta diganti votning
tertutup? Politik memang mencla mencle....

WAM


______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke