On Thu, 7 Oct 1999, Abdullah Hasan wrote:
> Haidar Bagir. Seorang intelektual muda Islam , alumni ITB , doktor Filsafat
> dari Harvard menulis bagus hari ini. Saya akan menyarikannya , mengambil
> beberapa hal penting yang mungkin ada gunanya buat kita simak :
Saya sepakat bahwa mestinya PDI-P mengambil hikmah dari berbagai
_kekalahan_ kemarin. Bahwa tindakan ngotot, mengutamakan prinsip
_pokoknya_ bukan lah cerminan demokrasi.
Saya sepakat, ada baiknya PDI-P diberi kesempatan memimpin negeri ini.
Asal jangan lagi menggunakan pola _pokoknya_ dan mengesampingkan etika
demokrasi.
WAM
______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!