Bung Martin dan rekan2,
buat saya mudah saja :
setelah menilai beberapa posting dari netters, sudah dapat diketahui
maturitynya; jadi jika yang hanya gemar maki2, ya saya tidak pernah baca
(saya hapus saja TANPA saya baca lebih dulu); ini sensor pribadi! Biarkan
saja mengirim postingnya; ini demokrasi!
Soal "unknown person", jika mature dan berani bertanggungjawab, ya pakai
saja nama asli, mengapa mesti disembunyikan?
Cobalah anda mengadakan pertemuan tatap-muka antara members milis ini dan
beayanya ditanggung bersama dan siapa tahu ada yang mau mensponsori ???
Tentu diawali dengan yang sekota dulu.
Cheerio, see u,
Gob Bless you all,
jsujanto
----- Original Message -----
From: Martin Manurung <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>;
<[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>;
<[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>;
<[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>;
<[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>;
<[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>;
<[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>; Ony Martin
<[EMAIL PROTECTED]>
Sent: 07 October 1999 16:02 PM
Subject: Re: [Kuli Tinta] Re: sensor terus....
> Saya tetap memandang bhw pindah ke milis gratisan, tidak memecahkan
masalah.
> Yang diperlukan dari kita semua selain kesabaran adalah: kejernihan dan
> kepositifan berpikir. Kita bisa berbeda pendapat, tanpa harus menyerang
> secara pribadi. Sebagai moderator, tak ada urusannya saya dengan sikap
> politik saya. Karena itu, saya tetap pada policy untuk membiarkan semua
> posting dari anggota Kuli Tinta, tanpa ada persetujuan moderator. Memang,
> atas policy ini ada cost-nya; yaitu beberapa anggota milis (sekitar 5
orang)
> yang mengeluh kepada saya sebagai moderator. Kata mereka, dengan
membiarkan
> milis terbuka, maka komentar-komentar yang "tidak bermutu" (untuk ukuran
> mereka) dan caci maki semata sifatnya, akan diteruskan langsung ke milis.
> Dan hal itu, sungguh-sungguh mengganggu mereka. Tetapi bagi saya, biarkan
> saja demikian. Anggota milis ini, sebagian besar, toh sudah semakin dewasa
> dalam berpendapat, sehingga --sebagian besar-- mampu mencerna perbedaan
> pendapat tanpa "dibumbui" oleh maki-makian kepada pribadi seseorang.
>
> Kepada Mas/Mbak Soniaulia, walaupun dengan segala perkataan dan tuduhan
> anda, dengan setulus hati, saya akan maafkan sebelum anda minta maaf. Bagi
> saya, tak ada harapan lain, bahwa kita dapat lebih mature dalam
berpendapat.
> Apalagi dalam dunia virtual milis ini, maturity kita itu --walaupun kita
> adalah pribadi-pribadi yang "unknown" di milis-- sangat ditentukan dengan
> bagaimana pendapat yang kita ungkapkan. Justru ketika kita "unknown", kita
> harus tunjukkan bahwa kita adalah manusia sejati, bukan malah memberikan
> kesempatan moral hazard untuk memberikan kata-kata yang kurang pantas.
>
> Terimakasih.
>
> Martin Manurung <http://www.cabi.net.id/users/martin>
> _________________________________________________
> E-mail: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
> Visit http://come.to/forma-kub
>
> -----Original Message-----
> From: Ony Martin <[EMAIL PROTECTED]>
> To: Martin Manurung <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]
> <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>;
> [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>;
> [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]
> <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]
> <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]
> <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>;
> [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]
> <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>;
> [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>;
[EMAIL PROTECTED]
> <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>;
> [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]
> <[EMAIL PROTECTED]>
> Date: 08 Oktober 1999 8:15
> Subject: Re: [Kuli Tinta] Re: sensor terus....
>
>
> >Bung Martin & rekan-rekan sekalian,
> >Ini hanya usulan, bagaimana kalau kita sama-sama mencari server yang pas
> >untuk milis ini, saya lihat permasalahan barangkali ada pada server milis
> >ini dan juga karena :
> >
> >1. Anggota milis telah banyak, sayang sekali kalau kita mereka "walk out"
> >hanya karena sistem elektronik milis yang nggak benar,
> >
> >2. Anggota milis ini tentunya berharap banyak apabila mereka menginginkan
> >berita yang cukup akurat dan cepat karena ada di antara mereka yang tidak
> >berada di Jkt, sehingga apabila ada teman-teman yang ingin mengirimkan
> >"sesuatu" maka tidak terjadi "delay" yang berkepanjangan.
> >
> >At 11:22 PM 10/6/99 +0700, Martin Manurung wrote:
> >>>2. Email tersebut masuk ke moderator dahulu, lalu dikirim lagi ke
anggota
> >>>(namanya sensor ya..?!)
> >>Alternatif ini yang pasti TIDAK dilakukan. Karena milis ini unmoderated.
> >>Setiap posting dari member/subscriber akan LANGSUNG diteruskan ke milis,
> >>sedangkan posting dari luar member akan LANGSUNG atau otomatis ditolak.
> >>Jadi alternatifnya tinggal 2:
> >>1. Server anda kebetulan lagi "berat"
> >>2. Server indoglobal yang lagi berat.
> >>Bisa juga yang terjadi itu dua-duanya.
> >>Martin Manurung <http://www.cabi.net.id/users/martin>
> >>_________________________________________________
> >>E-mail: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
> >>Visit http://come.to/forma-kub
> >
>
>
> ______________________________________________________________________
> Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
> dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
> Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!