Akuur,
Karena orang atau pengamat yang benar-benar netral itu sebenarnya belum ada
di Indonesia. Semua amatan masih dicampuri dengan perasaan dan dengkul.
Manuver politik dari Druna yang licik tidak akan pernah dikecam oleh
pengagum Druna tersebut. Sedangkan manuver politik Pandawa yang sebenarnya
lurus, langsung dikecam oleh orang yang tidak suka Pandawa.  

> ----------
> From:         Wibi S Adjie[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Sent:         Tuesday, October 05, 1999 11:40 PM
> To:   [EMAIL PROTECTED]
> Subject:      Re: [Kuli Tinta] PDI-P mengancam Walk-out
> 
> Pada intinya politik is politik, demokrasi is demokrasi, power is power
> apapun definisinya, yg seharusnya dibarengi dengan implementasi ETIKA,
> bila
> Pak Aberson memang berucap demikian, itu emang sikap politiknya kita tidak
> bisa menyalahkan dia. walk-out adalah salah satu aturan main yg sah di
> MPR/DPR artinya mereka kader PDI-P punya hak untuk mengambil sikap. Cuman
> mari kita kaji etis tidak bila emang persepsi demokrasi adalah jika Ibu
> Mega terpilih jadi Presiden..?? saya kira etis menurut masyarakat yg pro
> PDI-P dan nggak etis menurut yg kontra.(begitu kali yaa..???)
> 
> ----------
> > From: Andriecht <[EMAIL PROTECTED]>
> > To: [EMAIL PROTECTED]
> > Subject: [Kuli Tinta] PDI-P mengancam Walk-out
> > Date: Wednesday, October 06, 1999 8:17 AM
> > 
> > Salam,
> > 
> > Saya ingin minta konfirmasi dari teman-teman di milis ini tentang
> pernyataan
> > Bang Aberson di Koran republika, bahwa PDI-P akan walk-out jika
> pemilihan
> > presiden dilakukan secara voting,.
> > 
> > Berikut ini adalah petikan wawancaranya:
> > 
> > Ketika ditanya kenapa harus walk-out, sementara mekanisme memilihan
> > capres nantinya akan disepakati lewat tata tertib, Aberson menjelaskan
> > bahwa PDI-P tetap menghendaki pemilihan capres dilakukan secara
> > langsung. ''Jadi, parpol pemenang pemilulah yang berhak menempati posisi
> > presiden. Dengan substansi lain bahwa Ibu Mega telah dikehendaki oleh
> > mayoritas rakyat Indonesia untuk menjadi presiden,'' paparnya dengan
> > serius.
> > > ______________________________________________________________________
> > Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
> > dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
> > Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> > Keluar: [EMAIL PROTECTED]
> > 
> > Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
> ______________________________________________________________________
> Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
> dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
> Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> Keluar: [EMAIL PROTECTED]
> 
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 

______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke