saya rasa saat ini yang langka adalah kejujuran yang tidak macam-macam,kalau
putihkatakan putih kalau hitam katakan hitam, dengan pemimpin yang demikian
pemimpin akan disegani,dan bukan dengan kekuasaan, memang pdip diam,kurang
aktif,pasif,tapi hati nurani rakyat nadk bisa ditipu/direkayasa.

----- Original Message -----
From: Bahrudin Ghalib <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Cc: Wisnu Ali Martono <[EMAIL PROTECTED]>; Samy <[EMAIL PROTECTED]>; mhbaabad
<[EMAIL PROTECTED]>; Arief Rakhmatsyah <[EMAIL PROTECTED]>;
Ahmad Dimpu <[EMAIL PROTECTED]>; bRidWaN <[EMAIL PROTECTED]>; che
<[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>; Hihihiiik Yek
<[EMAIL PROTECTED]>; Phantom Stranger <[EMAIL PROTECTED]>; Natalia
Murad <[EMAIL PROTECTED]>; mBah Soeloyo <[EMAIL PROTECTED]>; Martin
Manurung <[EMAIL PROTECTED]>; �� <[EMAIL PROTECTED]>; Daniel
H.T. <[EMAIL PROTECTED]>; Dedi Elfira <[EMAIL PROTECTED]>; GIGIH NUSANTARA
<[EMAIL PROTECTED]>; iwans <[EMAIL PROTECTED]>; Prijo Sambodo
<[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>; Syafiq Basri
<[EMAIL PROTECTED]>; White Crow <[EMAIL PROTECTED]>; Yap C.Young
<[EMAIL PROTECTED]>; Mudjiman (KPC) <[EMAIL PROTECTED]>; Novianti
Aktivanto <aktivanto
Sent: Friday, October 08, 1999 2:33 PM
Subject: RE: [Kuli Tinta] KWIK KIAN GIE


Nah luu, setelah kalah terus, baru terus terang........... semestinya
pendukung setia PDI-P yang bersimbah darah dalam pemilu, minta pertanggungan
jawab kepada wakil-wakilnya, kenapa tidak berjuang untuk kemenangan.....
PDIP di SU-MPR.         Ayo para milis Kuli Tinta yang cintrong berat kepada
ibu MEGA ikut dong membantu melalui voting di E-MAIL ini. kalau saya sih
dari dulu pendukung berat poros tengah.

> ----------
> From: Abdullah Hasan[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Reply To: [EMAIL PROTECTED]
> Sent: Thursday, October 07, 1999 1:30 AM
> To: Millis Kuli-Tinta
> Cc: Wisnu Ali Martono; Samy; mhbaabad; Arief Rakhmatsyah; Ahmad Dimpu;
> bRidWaN; che; [EMAIL PROTECTED]; Hihihiiik Yek; Phantom Stranger;
> Natalia Murad; mBah Soeloyo; Martin Manurung; ��; Daniel H.T.; Dedi
> Elfira; GIGIH NUSANTARA; iwans; Prijo Sambodo; [EMAIL PROTECTED]; Syafiq
> Basri; White Crow; Yap C.Young; Mudjiman (KPC); Novianti Aktivanto;
> [EMAIL PROTECTED]; Franca A.S. Wenas; Cosmas Damianus Tufan; Chandra
> Adenan; Andriecht; anti_sq; Izrin Agus; Dadang Darmawan
> Subject: [Kuli Tinta] KWIK  KIAN GIE
>
> Kwik Kian Gie, Intelektual waras dari PDIP, rupanya amat gondok pada
> suara2
> koleganya yang tidak begitu cerdas seperti Aberson dan beberapa unsur
> partai
> yang terbukti amat ketinggalan jaman. Amat jauh dengan tenaga2 muda dari
> partai seperti PKB, PAN , PBB , dan Golkar . Terbukti gerakan2 kuno PDIP
> terus menerus membenamkan reputasi partai lebih jauh kedalam sumur.
>
> Maka diapun ngomel dihadapan wartawan : " Kongres Bali tidak mengharuskan
> Megawati jadi Presiden R.I . Partai hanya mencalonkan , tidak mengharuskan
> jadi presiden.". Kwik menegaskan bahwa yang akan terjadi bukanlah
> perwujudan
> atau pengingkaran suara rakyat. "Rakyat memilih PDI untuk mencalonkan
> Megawati. Rakyat memilih PDI sebagai anggota dewan dan Majelis, " ujarnya
> .
> Dia menampik anggapan ekstrimis sempit bahwa kekalahan Megawati adalah
> mengkhianati aspirasi rakyat. " . Rakyat memilih untuk mencalonkan , PDIP
> telah melakukan itu. " Tapi partai tidak bisa mengatakan Megawati mesti
> menang. Bagaimana Parpol bisa ngotot mesti menang , suara PDIP cuma 33 %".
> Dengan demikian apakah PDIP siap untuk kalah ? " Ya. PDIP sangat siap
> untuk
> kalah" Tegasnya dengan mantap .
>
> Rupanya Kwik seperti pengamat pendukung Mega A.S Hikam, tidak bisa lagi
> menyembunyikan perasaan neknya terhadap ulah awur2an teman2nya, para
> pencari
> musuh yang memberi Megawati beban yang tidak perlu.
>
> Ya. Proses Demokrasi ini telah memberikan pelajaran praktek berharga
> kepada
> semua anak bangsa.
>
> Wassalam.
> Abdullah Hasan.
> ( Kok saya masih dicekal terus , ya ? )
>
>
> ______________________________________________________________________
> Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
> dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
> Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>

______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!













______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke