Itulah sayangnya 3 calon presiden kita sekarang ini kok ya 3B (Buta,Budeg,Bisu). RA At 07:43 AM 10/13/99 +0700, you wrote: > >Rekan-rekan kuli - tinta, >berhubung kayaknya posting ke kuli tinta udah rada lancar, saya mau nulis >dikit tentang unek-unek saya. >Begini... >Akhir-akhir ini saya lihat diskusi seputar siapa presiden ke IV di negeri >ini semakin semarak, ada pihak yang dukung Mega, ada yang dukung Gus Dur, >ada yang dukung HBB, bahkan ada juga yang enggak dukung siapa-siapa (ini >termasuk saya), yang saya lihat, sekarang ini orang-orang tersebut memilih >atau menentukan Presiden mulai melihat-melihat kepentingan salah satu >subject dari posting saya ini, ada yang menganggap kalau Gus Dur terpilih, >kaum umat Islam lebih terjamin keberadaannya, ada yang menganggap, kalau >Megawati yang terpilih, kaum wanita akan terangkat harkatnya, bahkan ada >yang mengganggap malah nantinya negara kita ini akan menjadi negara dengan >aliran agama kepercayaan, dan masih banyak lagi pandangan-pandangan yang >bersifat Subyektifitas. >Terus terang, saya poros netral, siapa saja yang memimpin negeri ini, >asalkan orang tersebut benar-benar memiliki ilmu kepemimpinan serta ilmu >manajemen yang baik (saya gabung bung Yap, biar klop) pasti akan mendapat >dukungan rakyat, tapi kalau masih saja memandang dari segi >subyektifitasnya, saya rasa percuma kita saling melemparkan argumentasi >masing-masing tentang tokoh idola kita kalau ujung-ujungnya nanti adalah >perpecahan. >Kalau saya menilai, dari calon-calon yang ada tersebut, tidak ada satu >orangpun yang pantas memimpin negeri ini, jujur saja saya bilang, bahwa >kita perlu orang-orang seperti Pak Harto dan Bung Karno, masing-masing >kedua orang ini mempunyai kelebihan-kelebihan. Pak Harto dengan kemampuan >strateginya, dan Bung Karno dengan kemampuan mempersatukan bangsa dari >ujung timur sampai ujung barat, nah gabungan inilah yang sebenarnya yang >kita cari saat ini, apakah ini ada dalam diri calon - calon presiden ke IV >nanti ? > >regards.. > >- dave - ______________________________________________________________________ Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI dengan mengirim e-mail kosong ke alamat; Bergabung: [EMAIL PROTECTED] Keluar: [EMAIL PROTECTED] Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
