Ah, bulan Oktober seharusnya kita sambut dengan semangat
persatuan.
Namun kalau yang terjadi penggerogotan sendi-sendi persatuan
yang
terkemas dalam WACANA SARA, ya apa boleh buat? Yang paling
dapat
diperbuat adalah mempertahankan reruntuhan sendi-2 itu agar
tidak lepas
rangka tulang negara-bangsa. Dapatah dengan membalutnya,
misalnya
dari sendi sumpah pemuda.
Kalau dari sudut bangsa dan tanah air cenderung mencair
persatuannya,
apasalahnya aku mengajukan BAHASA. Ya... bahasa Indonesia
yang 71 tahun
lalu sempat dijunjung oleh sekelompok pemoeda sebagai bahasa
kebangsaan.
Toh bila diperhatikan, bangsa-bangsa yang tangguh persatuan
dan keutuhannya,
paling tidak memiliki bahasa kebangsaan yang dikuasai oleh
rakyatnya.
Bangsa Jepang ini juga demikian. Negara kepulauan dengan
ratusan dialek
dan campuran assimilasi akut berbagai suku bangsa, dapat
utuh merasa satu
bangsa karena punya pengikat bahasa tulis, KANJI. Demikian
pun bangsa CHINA
daratan, yang membentang melampaui 5 daerah waktu, bisa utuh
menjadi satu
negara-bangsa karena bahasa tulis yang sama.
Maka seandainya unsur bangsa INDONESIA mampu kesemuanya
memahami
bahasa indonesia dan juga mengerti kekayaan bahasa
negerinya, ada keyakinan
sendi-sendi persatuan itu tidak akan lepas. Aku pernah
memancingkan suatu
semboyan pendamping BHINEKA TUNGGAL IKA dengan BHINEKA BHASA
TUNGGAL BANGSA.....
Nah mari santai sejenak mentertawakan diri sendiri lewat
berita-2 berikut:

mbah soeloyo
----------------SUARAMERDEKA OL-----------------------
 Golkar Juga Serang Habibie
Tetap Senyum-senyum
Diyakini MPR Menolak
JAKARTA-Mayoritas fraksi di MPR semalam mengkritik berbagai
kebijakan Habibie selama 512 hari memimpin. Dalam
pemandangan umum fraksi-fraksi atas pertanggungjawaban
Presiden, Golkar yang telah mencalonkan Habibie menjadi
presiden pun ikut "menyerang'' dengan mengungkapkan berbagai
kepincangan kebijakannya selama memimpin.
 *Duh, nasib kalau jadi cendekiawan itu ya? Sudah waktu
kerja cuma 512 (kalau 521 adalah rumus pakan ayam broiler
ya?), harus bikinkebijakan, terus dinilai
lagi oleh yang bukan menugaskannya... ya pantas kalau banyak
yang keberatan.
Bagaimana sih yang paling baik untuk ini. Mandataris nanti
harus bertanggung
jawab kepada pemberi mandat atau pengganti pemberi mandat?

 Di Dalam Menolak, di Luar Sama Saja
JAKARTA - Suara menolak pidato pertanggungjawaban Presiden
Habibie bukan hanya dilakukan oleh para politikus di SU MPR,
tetapi juga di luar gedung parlemen. Para pelaku pasar modal
di BEJ (Bursa Efek Jakarta) bersama sejumlah profesional
yang berkantor di kawasan bisnis Sudirman, Jumat, mendadak
keluar kantor dan meneriakkan sikapnya untuk menolak
Habibie. Kebetulan sejumlah tokoh kritis seperti Sarwono
Kusumaatmadja dan Wimar Witoelar melakukan orasi di lobi
gedung BEJ.
*Kalau bangsanya mbah kerto penjual belut, lek Atmo penjual
nasi tumpang
dan Kang Jayus warung wedang ronde, mudheng nggak ya?
Jangan-jangan
yang menolak itu karena memang sudah tidak senang terlebihg
dulu? Lupa
bahwa yang menyusun pidato itu bukan Habibie sorangan, yang
ada kemungkinan
justru komplotannya paling dekat (hahaha....)


Jika Demokratis Dongkrak Rupiah
 JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia Syahril Sabirin
menyatakan nilai tukar rupiah akan segera menguat dan
kembali ke posisi Rp 6.000-Rp 7.000 per dolar setelah
pemilihan presiden. Siapa pun presiden yang terpilih, kata
dia, sepanjang pemilihan berlangsung demokratis akan
mendongkrak rupiah.
*wah hebat sekarang Mang Rupi pakai syarat. Mau manjat
kelapa di pantai bila
pakai Demo dan Krasi... hehee.. Kemajuan.. kemajuan....

 Perang Batu Tetap Berlangsung
JAKARTA - Memasuki hari kedua SU MPR, Jumat (15/10), situasi
dan kondisi di beberapa ruas jalan protokol Jakarta masih
mencekam. Penutupan beberapa ruas jalan, termasuk tol,
membuat arus lalu lintas sejak pagi hingga pukul 19.00 WIB
macet total. Sementara sejumlah perkantoran dan pertokoan
tidak beroperasi untuk menghindari hal yang tidak
diinginkan.
*Di sini aku sering heran. Kalau pendemo yang melempar bom
molotov, batu,
botol aqua dll. ditepuki, diacungi jempol (untung nggak
pakai jempol kaki, kalau
mau tak jamin nggeblak yang ngacung). Sementara kalau dari
petugas menthungi
pendemo.... waaah seruuu sekali. Hanya kok rupanya pada
nggak sadar akan psikologi orang mangkel dan orang
bersenjata. Misalnya sekelompok orang berbedil, kemudian
dilempari bom molotov... (mending kalau mejen), bila jengkel
apa yang diperbuat?

Dihadapkan pada Netralitas
Pencalonan Wiranto, Dilema bagi Tentara Nasional
 PENCALONAN Menhankam/ Panglima TNI Jenderal Wiranto menjadi
calon wakil presiden oleh Partai Golkar, tampaknya
menjadikan TNI dalam posisi dilematis. Di satu sisi
perangkat negara itu pada era reformasi ini ingin bersikap
netral, namun di sisi lain juga merasa memiliki hak pucuk
pimpinannya menjadi wakil presiden, bahkan presiden.
*Sebenarnya tegaknya negara itu ya tergantung tentaranya
atau polisinya. Hanya bergantung lagi deh bagaimana si
tentara-si tentara itu. Sejak teorinya Sam Kok (tiongkok),
Mongol, Bagdad, Romawi, Abbasiyah, Othoman, Libya, Irak,
yaaaa yang berperan tetap saja tentara. Boleh tentara
professional, atopun
Rakyat yang ditentarakan, seperti Sultan Agung.... lak gitu.


 Lobi PDI-P- Poros Tengah Tanpa Hasil
Cak Nur, Amien, dan Gus Dur Bertemu
 JAKARTA- Setelah pertanggungjawaban Presiden BJ Habibie
yang ditolak sebagian fraksi di MPR, bursa capres makin
marak. Ketua DPP Partai Golkar Ir Akbar Tanjung dan Prof Dr
Nurcholish Madjid kini meramaikan bursa calon tersebut.
*Hahahaaa... gimenong nih yeee.. Seingat ku dulu Cak Nur ini
pernah menyatakan
tidak layak dan tidak berambisi (gak patheken) untuk
MRESIDEN DI RI. Bung Akbar sendiri juga GITU. mBah Gusdur
setali tiga uang, hanya ingin jadi guru bangsa.. Om Habibie
malah begitu dapat kroyokan pertanyaan langsung nyelethuk
"Anak ku bilang: PAPA JANGAN LAMA-LAMA JADI PRESIDENNYA ATAU
AKU AKAN TEWAS"... malah yang sempat berdepat sebagai calon
daripada calonnya
presiden gak ada yang muncul blas.... gimana sih.. ini?

Jangan Jadi Bangsa Berdarah Dingin
JAKARTA-Ketua MPR Amien Rais mengatakan, bangsa Indonesia
akan menjadi bangsa berdarah dingin kalau setiap kali aksi
mahasiswa selalu terjadi kekerasan karena bentrok dengan
aparat keamanan. Amien menyatakan seusai salat jumat di
Masjid Baiturahman di Gedung DPR/MPR,
kemarin.
*Wuah bener cerita Cak Gigih dan glemengannya Mas Hasan atau
Lek Paijo Wong Bodho. Ternyata sudah ada yang merasa sebagai
banga berdarah dingin.
Berdarah dingin berarti suhu badannya atau temperamentalnya
berganti-ganti tergantung lingkungan. Jenis ini memang
setingkat lebih tinggi dibanding amphibi (kodok dan
salamander), yi, REPTIL. (didalamnya ada aneka ragam spesi,
ada ular, ada bunglon, tokek, cicak, buaya, komodo, KADAL
dan BIAWAK... tapi ada juga yang heroik dengan
kelambanannya, yi KUYA)

 Usai Bertemu Habibie, Calonkan Sultan
JAKARTA-Badan Musyawarah Pemangku Adat Se-Indonesia (BM
PASI) mencalonkan Sri Sultan Hamengku Buwono X sebagai
presiden periode 1999-2004. Ketua Umum BM PASI RH Abi Jamroh
seusai diterima BJ Habibie di Istana Merdeka, kemarin,
menyatakan usulan tersebut sudah disampaikan ke MPR dan
Rapim Partai Golkar
*Sudahlah Ngarso Dalem kan sudah dapat jatah jadi Gubernur
sekaligus Sultan?
jangan diberati lah dengan hanya menjadi MANDATARIS wakil
RAKYAT!" (nek aku kok gitu.... yang lainnya ya embuh?)


Nobel Perdamaian 1999 untuk Medecins san Frontiers (MsF)
 OSLO - Jean-Marie Kindermans, Sekjen Medecins san
Frontieres International, sedang terjebak kemacetan lalu
lintas kemarin, ketika Komite Nobel Norwegia berusaha
menelepon dia untuk memberi tahu bahwa organisasi bantuan
kemanusiaan itu memenangi Hadiah Nobel Perdamaian 1999.
*lho ini yang kemarin dapat dari timor-timur kok sekarang
malah pindah ke jawa..
dari SOLO katanya... wah, ngaturaken sugeng nggih mbak
Marie...


EKSPRESI
Roman Celnado-PO Box 11834, San Bernardino, AS
Hasil pemilu 7 Juni lalu rakyat Indonesia dan dunia
membuktikan, PDI Perjuangan mendapatkan suara terbanyak.
Marilah semua pihak berjiwa besar, lapang dada, secara
jentelmen, demokrat mengakuinya dan bekerja sama mendukung
Ibu Megawati Soekarnoputri sebagai presiden keempat, periode
1999-2004.
*Wah ini pendapat sudah dikenal usang, provokatif, bikin
kisruh, goblog, pandir, maumenang sendiri, tak tahu malu,
sulit bersosialisasi, tak kenal kompromi, tidak konsisten,
bermodalkan darah.. etc. Pilih yang lainnya dong agar lebih
lapaaaang
dada sampeyan semua.

ANALISIS BERITA
Menonjolkan "Sukses", Kesampingkan Kegagalan
 SEBAGIAN dari kita tidak menduga Presiden BJ Habibie masih
akan begitu percaya diri menyampaikan pidato
pertanggungjawabannya di depan anggota MPR yang sejak awal
sudah mengadangnya dengan penolakan. Untuk yang satu ini
harus diakui, ia cukup punya nyali. Aksi "akrobatik" itu
mengingatkan kita pada dua peristiwa lainnya, yakni ketika
ia nekat mendatangi rakyat Aceh yang sedang haus menuntut
referendum, dan terakhir, menantang berdebat dengan wartawan
di Istana Merdeka pekan lalu.
*Ini juga sudah wajar, umum, dan masuk akal. Setiap ada
penilaian, ungkapan yang dinilai ya pasti to pilih yang
baik-baik dan mengecilkan yang jelek. Kalau dulu terus
disisipi amplop beres. Sekarang sisipannya apa ya? (lha dulu
itu untuk menerima honor saja mesti tanda tangan 7 rangkap
dengan lembar pertama saja yang lengkap diisi nama, alamat,
jumlahnya uang dll.....)

ANALISIS BERITA
Dari soal Timtim, KKN Soeharto sampai Bank Bali
BJ HABIBIE menyampaikan pidato pertanggungjawaban setelah
menjadi presiden selama 512 hari atau tepatnya 12.021 jam.
Berikut ini pokok-pokok pidato menyangkut soal Timtim, KKN
mantan presiden Soeharto dan kroni-kroninya serta penanganan
kasus Bank Bali.
*Seharusnya dari Tim-Tim hingga Talaud, Dari Sabang sampai
Merauke... gitu.

ANALISIS BERITA
Paradoks Habibie
PRESIDEN BJ Habibie sudah menyampaikan laporan
pertanggungjawabannya di depan Sidang Paripurna MPR, Kamis
malam. Pidato yang unik. Selain panjang dan karena itu
Habibie menghabiskan tiga gelas air putih, juga diinterupsi
empat kali dan ada empat mahasiswa yang diundang masuk.
*Jumlah enterupsi kok sama dengan jumlah mahasiswa ya? Heran
jadinya. Kalau
orang sini paling benci dengan bilangan empat itu, karena
dibaca SHI yang dalam
karakter lain berarti MATI.... jadi? ah.. jangan ah.. jadi
ngeri sendiri....
DASAT KLENIK.....
------------------------------------------------------------
iklan milis: WOJOSETO MAILING LIST
langganan: [EMAIL PROTECTED]
brenti: [EMAIL PROTECTED]
tanya: [EMAIL PROTECTED]
dolin:  http://www.egroups.com/list/wjseto



______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!

Kirim email ke