> ----------
> From:         zUlFaN K[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Reply To:     [EMAIL PROTECTED]
> Sent:         Tuesday, October 19, 1999 2:38 AM
> To:   '1
> Subject:      [Sabil] 2.h) POLITIK DINASTI ADALAH POLITIK BALAS DENDAM DAN
> PENJAJAHAN SUMUR HIDUP
> 
> POLITIK DINASTI ADALAH 
> POLITIK BALAS DENDAM DAN PENJAJAHAN SEUMUR HIDUP 
> Bagian ( 2h )
> 
> Katakan No !! Untuk Megawati 
> Menyikapi hal hal tersebut diatas, kita bersama sudah mengetahui secara
> persis bahwa memanasnya situasi Politik saat ini adalah sangat Erat sekali
> kaitannya dengan perebutan Kekuasaan sebagai akibat kosongnya Kepemimpinan
> saat ini yang disebabkan oleh Kehancuran yang maha dahsyat  yang
> ditinggalkan oleh rezim Orde Lama dan Orde Baru. 
> 
> Program Reformasi Nasional yang telah disepakati bersama telah diobok obok
> oleh oknum oknum yang tak bertanggung jawab, fitnah memfitnah terjadi
> disana sini, kemiskinan rakyat menjadi alat politik untuk menyerang lawan
> politik, para Pengusaha vampire KKN yang tidak tahu diri (sesuai statement
> Wiranto) dengan kekuatan uang Korupsi mereka turut bermain money politic
> sebagaimana tuduhan Gus Dur terhadap money politics fungsionaris PDI-P
> untuk memaksakan kehendak menjadikan jago mereka menjadi Presiden, dan
> bahkan lebih jauh dari itu mereka para fungsionaris PDI-P bersama sama
> kelompok minoritas mahasiswa Forkot cs secara terang terangan mengerahkan
> massa dalam jumlah yang besar seraya mengancam : Mega atau Revolusi yang
> tentunya kalau disikapi Tindakan Mereka adalah positive melawan Hukum. 
> 
> Sekaranglah saatnya kita warga yang cinta akan Demokrasi & Tanah Air untuk
> memberikan dukungan moril kepada Bapak kita baik di Pemerintahan, MPR,
> TNI/POLRI untuk segera mencegah perilaku dan tindakan anarkis dan
> provokative serta ancaman ancaman Anarkis melalui pengerahan massa. 
> 
> Untuk itu barangkali istilah ASAL BUKAN HABIBIE seharusnya kita rubah
> menjadi ASAL BUKAN MEGA untuk mencegah dan memblokir para Oknum disekitar
> Mega yang telah memperalatnya untuk merebut kekuasan kekuasaan mereka
> kembali dalam bentuk ke Status Quo-an, dan hal itu memungkinan terjadi
> seandainya Mega terpilih menjadi Presiden RI. 
> 
> Jadinya ancaman Mega atau Revolusi bisa saja kita tandingi dengan Asal
> Bukan Mega !, atau ?? serahkan lah keputusannya kepada hasil SU MPR, adil
> bukan ?? berikanlah Habibie hak yang sama untuk Pencapresannya dan jangan
> ada lagi tudingan yang Subjectiv yang hanya untuk menjegal seseorang saja
> apalagi sebenarnya Status Quo dan Orde Baru apalagi Orde Lama sebenarnya
> sudah Almarhum sekarang ini tergilas gerakan Reformasi. 
> 
> Nah Presiden mendatang sepanjang dipilih secara jujur dan hati nurani oleh
> wakil wakil di MPR, nah dialah yang akan menjadi presiden Orde Reformasi,
> nah itulah yang diharapkan oleh rakyat atau kebanyakan umat Islam sekarang
> ini agar segara Indonesia bangun dari keterpurukannya dan bukan saling
> cakar cakaran berebut kekuasaan Dinasti. 
> 
> Demikian sekedar ulasan saya mengenai bahayanya ancaman Politik Dinasti,
> mohon maaf bilamana ada kata kata yang kurang kurang berkenan yang tak
> lain maksud saya adalah dikarenakan keprihatinan saya terhadap kemiskinan
> Rakyat Indonesia sementara Politik Dinasti atau Politik Balas Dendam
> meraja lela menghantui kita sekarang ini. 
> 
> Naudzubillahi min dzalik 
> 
> 18 Oktober 1999 
> Wassalam. 
> 
> zUlFaN K 
> Anti Status Quo dan Anti Dinasti 
> 
>   _____  
> 
> 
> Laksamana Sukardi: Bingung,Presiden Kok Tak Benar 
> Reporter: Hestiana Dharmastuti 
> Minggu 17 Okt 1999 -detikcom 
> 
>   _____  
> 
> 
> Jika Megawati Gagal Jadi Presiden; Jacob: Massa PDI-P akan Revolusi 
> Republika 18 Oktober 1999 
> http://www.republika.co.id/9910/18/27907.htm 
> 
>   _____  
> 
> 
> Ribuan Umat Islam longmarch minta Aparat Tindak Tegas tindakan Anarkis 
> Republika 18 Oktober 1999 
> http://www.republika.co.id/9910/18/27898.htm 
> 
>   _____  
> 
> 
> Gus Dur : Orang Orang Disekitar Mega Tak Bertanggung Jawab, 
> Jacob Tobing itu dari YKPK alias Yayasan Korban Pil Koplo 
> http://www.berpolitik.com/articles/99/10/18/1957214.shtml 
> 
>   _____  
> 
> 
> Sabam Bantah Tuduhan Mahasiswa: Saya Nggak Dorong Cuma Ngelus 
> http://www.detik.com/berita/199910/19991018-1749.htm 
> 
>   _____  
> 
> finish
>   _____  
> 
>  
> 

______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke