Kelihatannya kesabaran GD sudah habis. LSM-LSM
pesanan, tukang jual orang miskin untuk
mendapatkan duit bakalan kelimpungan nih. Sampai
sekarang tuntutan Wardah Hafids perkara dana JPS
yang digunakan secara tidak bertanggung jawab
tidak pernah ditindaklanjuti, atau belum
barangkali. Jika kasus ini dibuka lagi pasti rame
deh.

Karena manfaatkan Dana JPS
                                               Gus
Dur Warning LSM

Reporter: Aulia Andri


detikcom - Medan, Selama 100 hari pemeritahannya,
presiden
                                               Gus
Dur mulai memberikan warning bagi LSM-LSM yang
bandel.

Menurut Direktur eksekutif Yayasan BITRA,
Sukirman, Presiden
                                               Gus
Dur sudah mulai kesal dengan tingkah LSM-LSM yang

mencoba mengganggu pemerintahannya. Dan ada LSM
yang berdiri

hanya untuk ikut memanfaatkan dana Jaring Pengaman
Sosial (JPS)


"Masa ada LSM yang berdiri hanya untuk
memanfaatkan dana JPS.
                                               LSM
ini juga sudah diwarning, soal namanya enggak
etislah kalau

disebut," elak Sukirman.


Walau diakui oleh Soekirman bahwa Gus Dur dulunya

sebelummenjadi presiden cukup dekat dengan
kalangan
                                               LSM
namun dia bisa saja bertindak tegas. "Lihat saja,
walau pernah

dekat dengan LSM Bina Desa, namun Gus Dur

sama sekali tak memberikan fasilitas istimewa,"
ujar Sukirman pada

detikcom, di Hotel Garuda Plaza Medan, Kamis
(27/1/2000).


Lantas model LSM bagaimana yang menurut Soekirman
yang sudah

diwarning oleh Gus Dur itu? Dia pun menjelaskan
bahwa

LSM-LSM yang selama ini selalu bertindak radikal,
namun ternyata

berdirinya atas pesanan kelompok tertentu. "Itu
banyak sekali,

mereka terlihat radikal, tapi rupanya ada
pesanan," tambah pentolah
                                               LSM
di Medan ini.


Sukirman yang hadir dalam Dialog Interaktif yang
diselenggarakan

Kelompok Study Peminat Jurnalistik

(Kespematik) yang mengambil tema Reposisi NGO di
Era

Reformasi di Hotel Garuda Plaza Medan, Kamis

(27/1/2000).


Acara yang dihadiri oleh puluhan aktivis LSM dari
Sumatera Utara
                                               itu
mencoba melihat lagi persoalan yang

melingkupi LSM-LSM selama ini. Suasana diskusi
tersebut

berlangsung seru, ya maklumlah orang-orang
                                               LSM
kan pinter ngomong.




-===  FREE Handphone @ http://www.indoglobal.com/dedicated.php3  ===-
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke