Kemarin, saya baca dari Tekad, salah satu alasan mbah Dur ingin mencabut
Tap 25/66 adalah kenangannya terhadap pak Husein. Pak Husein adalah
sahabat ayah Gus Dur, yang kemudian dikenal sebagai Tan Malaka, dedengkot
PKI. Karena _kedekatan_ Tan Malaka dengan ayahnya, ia sangat percaya bahwa
penganut komunis pun bisa menghargai agama. Seperti yang ditunjukkan pak
Husein yang dia kenal. Satu hal yang dilupakan orang tua ini, dia seolah
buta bahwa para kiai pula yang pada tahun 1965 menjadi sasaran teror PKI.  
Dia juga nggak paham bahwa _kedekatan_ Tan Malaka dengan ayahnya,
pembesar NU, tidak lebih dari taktik PKI untuk menarik pengikut NU.

Entah Gus Dur memang nggak paham ini, apa dia memang punya agenda
tersembunyi dengan mencoba mencabut Tap 25/66. 


- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com 
-- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!











Kirim email ke