----- Original Message -----
From: Wisnu Ali Martono <[EMAIL PROTECTED]>

>Itu
> cuma keluar dari orang yang nggak bisa mikir, kenapa lasykar seperti itu
> muncul. Orang macam ini cuma hendak bilang bahwa dia nggak suka Islam.
> Caranya yang disamarkan.

Iya yah, kenapa lasykar seperti itu muncul? Ada yang bisa menjelaskan?
Lucu deh, tampilannya kayak sinetron, pakaiannya lucu, bawa pedang segala,
sampai saking lucunya Polisipun lupa nggak nangkap mereka yang jelas jelas
bawa senjata tajam, masuk halaman MPR dan Istana lagi. Saya kira lagi
latihan bikin sinetron, ha ha haa. Coba kalau Forkot atau sebangsanya yang
begitu, kan langsung nggak pulang. Ini mah malah disyuting gede gedean. Tapi
lumayanlah, kumpul dananya sudah dapet 800 juta perak. Itu yang diumumkan.
Yang ditilep ada nggak ya?

Mau juga deh menyumbang kalau dibuka 'dompet' untuk itu, asal nggak dijiwai
dan dibakar rasa permusuhan dihatinya. Karena Islam kan rachmatan lil
alamin. Kalau untuk pengentasan kemiskinan dan keterpurukan, boleh jugalah
ikutan nyumbang.

Semoga mereka tidak cuma diperalat untuk suatu kepentingan tertentu, dan
bukan sekedar motif ekonomi belaka. Kalau niatnya tulus mau mbantu muslim di
Ambon, kenapa pakai halo halo begitu rupa, kenapa nggak langsung aja masuk
kesana? Kan kapal reguler dari Jawa banyak yang jurusan sana?

Ada yang bisa menyerahkan? Eh, yang bener mencerahkan atau menyerahkan sih?

yap



- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com 
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!











Kirim email ke