On Sunday, 16 April 2000 �� <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Saya bertanya kepada netter Kultin, > > 1. Apakah mungkin PT menarik dukungannya terhadap GD > secara resmi? Sudah tahu kok nanya, he he hee > > 2. Kemungkinan-kemungkinan apa yang akan terjadi bila > dukungan itu secara resmi ditarik? Ini cuma BILA lho ya. Bila menarik resmi dukungannya, posisi PT akan lebih terhormat, sebagai oposisi resmi. Walaupun mungkin untuk periode ini suaranya bak adzan digurun sahara, tetapi dampak positipnya akan dipanen dalam Pemilu 2004. Tokoh tokoh seperti Hartono Mardjono, Yusril Ihza Mahendra, Faisal Basri dan Hatta Rajasa akan semakin menonjol sebagai negarawan, dan akan semakin mendapatkan kelas terhormat. Tetapi maunya AR kembali sajalah kekampus, karena sungguh dia lebih mengkilap sebagai ustadz daripada sebagai politisi. AR itu type inspirator, bukan executor. Sebagai penasehat nggak apalah, atau kalaupun nantinya tahu tahu dicalonkan juga nggak apa apa. Tapi kalau ikut bermain, payah deh. Tapi sekali lagi ini kan 'bila' and only IF. Akan halnya posisi GD ya aman aman saja, PT kan indifferent point. > > terima kasih. kombali. - Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI Bergabung: [EMAIL PROTECTED] Keluar: [EMAIL PROTECTED] Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
