--- mBah Soeloyo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> maka tidak aneh bila posting "bung yap" kemarin kita usung pula
> rame-rame. bila
> perlu dan mampu kita tunjukkan kepada Ketua DPP FKASWJ, Ayip
> Syafrudin
> SPsi
> itu. bukan tidak suatu khayalan kosong kan?
Kalau mereka datang kesana dengan kecakapan diluar kecakapan model
tentara ya OK, saja. Cuma yang disana mau trima enggak ?
Kalau saya sih melihat peluang bisnis yang lain. Itulah kenapa dulu
saya bilang bisnis besar. Bisnis atribut perang (pakaian serta tetek
bengeknya, bisnis pedang ( ini yang ketiban para pandai besi Jogja,
rupanya berita tentang banyaknya pemesanan pedang di Yogya dulu untuk
kegiatan laskar-laskaran ini) serta bisnis minuman penambah tenaga.
Bayangin 10 ribu orang gitu (ini baru laskar jihad, belum tentara
swasta yang lain), kalau beli minuman penambah tenaga (kasih saja
merk Jihad, Gempur, Sikat atau apalah) pasti laris manis deh. Pasti
untungnya menggiurkan. Siapa bilang Indonesia krisis ?
Apalagi bila dilarang pergi ke Maluku, mereka akan Jihad di Jawa, wah
demand tetap banyak. Cuma sekarang yang merasa punya hubungan dengan
Maluku siap-siap saja kabur, termasuk warga keturunan, atau orang
Kristen. Karena dalam wawancara dengan panglimanya bilang sasarannya
adalah orang, lembaga dan fasilitas-fasilitas yang berhubungan dengan
pembantaian umat Islam di Maluku. Dan dia enggak mau cerita biar
sasaran itu tenang-tenang dahulu.
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Send online invitations with Yahoo! Invites.
http://invites.yahoo.com
- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!