Mat Pithi yang telah berumur 32 tahun lebih, hidup di pedesaan
dengan isterinya, Saropah. Dia telah berputera seorang, tidak
nambah-nambah, diberinama Klowor.

Di pedesaan nan subur dan stabil, mengajar anak "nembang"
atau "uro-uro" sudah kebiasaan bagi Mat Pithi. Namun jaman
telah berubah. Tembang dan Kidung sudah terdesak oleh nyanyian
Modern, meski di pedesaan masih didominasi lagu-lagu permainan
(lagu dolanan). Berhubung Klowor sudah menginjak SD-Inpres
kelas 2, maka mau tak mau Mat Pithi harus mengajarkan nyanyian
barang sebiji. Sayang dia hanya hapal lagu-lagu daerah, lagu dolanan.
Itu pun hanya dua macam, Menthok-menthok dan Gundul-gundul
Pacul.

Mat Pithi berpendapat, lagu Menthok-menthok isinya membunuh
keberanian dan aktivitas anak, bila diajarkan. Karena sebagian
syairnya adalah: "Menthok-menthok, tak kandani.. mung rupamu
angisin-isini, mhok yo ojo ngetok ono kandang wae..... (Menthok-
menthok, aku bilangi. penampilanmu memalukan. maka jangan tampil
di kandang saja...). Maka dia memilih lagu Gundul-gundul Pacul (GGP),
yang ceria dan menunjukkan penampilan anak yang percaya diri.
meski gundul, tetap saja bergaya menyunggi bakul isi nasi. Mat Pithi
ingin pula anaknya menyambut masa depan baru dengan penuh
percaya diri. Diajarnyalah Klowor lagu GGP sebagai bekal menapak
kelas 2 SD.

Hasilnya tidak mengecewakan. Klowor begitu hapal dan amat menghayati
bila menyanyikan GGP ini. Hingga di sekolah, asal disuruh menyanyi di
depan kelas oleh Bu Guru Ayu Rusmini, lagu GGP lah yang keluar dari
anak kemlinthi, putra Mat Pithi itu. Teman-temannya juga hafal. Bila
Bu Guru AR menyuruh Klowor menyanyi, maka segera bersahutan
siutan, pujian hingga ledhekan: "Huuu gundul-gundul pacul... Klowor
pacul
gundule.. Pacule Klowor gundulll.... " dsb, wong namanya anak SD ya
sak keluarnya dari mulut. Yang penting partisipasi, tak iya?
Hanya begitu Klowor beraksi menyanyi dengan segala hayanya yang
penuh PD, maka teman-temannya ikut menyanyi. Bahkan tak jarang
Bu Guru AR ikutan berdendang dan menirukan gerakan Klowor.

Namun, sebagai guru yang baik, tentunya memikirkan kepandaian
muridnya.
Masak harus setiap kali menyanyi GGP? Kan jenuh. Apalagi, lama-lama
Bu AR repot sendiri bila mengajar Seni Suara. Bingung dia. Bila Klowor
disuruh duluan, nanti temannya mogok tak mau nyanyi, dengan alasan
"Kan sudah ikut nyanyi Si Klowor, Bu...."
Bila disuruh paling akhir, maka nyanyian GGP tidak berhenti-berhenti.
Mengumandang ke seantero sekolah. Hingga Bu AR mendapat julukan
Guru Gundul Gundul Pacul....

Akhirnya Bu AR merasa punya ide. Dia mengajarkan lagu baru, lagu
perjuangan Halo Halo Bandung. Dalam mengajarkan, Bu AR sambil
cerita masa perjuangan. Pantas bila anak-anak cepat hapal dan sangat
antusias. Kecuali Klowor. Sulit bagi dia yang telah terjiwai lagu GGP.
Selesai mengajarkan lagu Halo Halo Bandung, murid-murid di-test.
Disuruh maju ke depan dan menyanyikan lagu Halo-Halo Bandung.
Terakhir giliran Si Klowor. Betapa bingung dia, karena memang
belum juga hapal. Mau mengaku belum hapal, malu. Sebab teman-2nya
telah hapal. Apalagi Klowor ini cukup dikenal sebagai murid pinter.
Masak anak pandai kalah cepet hapalnya dibanding yang tidak pandai,
kan malu.

Namu apa boleh buat. Dia harus maju kedepan dan menyanyikan
lagu Halo Halo Bandung. Entah apa jadinya. Karena Bu AR sudah
memberikan aba-aba:
"Ambil suaraa... Haaaa....."
Klowor: "Hahahahhhhaaaaa..."
Bu AR: "Yak mulai satu... dua Ti..."
Klowor: "Halo Halo Bandung-dung... gembelengan....Nyunggi-nyunggi
               Bandung-dung...Gembelengan......"
Bu AR: "?>*L*~=")(#`#`+W>>>>> hihihiiiiii... hehehe..... haaaaaa....
              bakul ngglimpang... hehehhahaaaaa...!"
Murid yang lain juga terus menyahuti nyanyian Klowor, jadi lagu GGP
lagi. GGP terus berkumandang, sambil satu persatu murid Bu AR keluar
kelas, pulang. Bu AR pun keluar paling akhir bersama Klowor sambil
terus berdendang GGP.....

(ora lucu mbok beeennnn...)
cak gigih.. gimana nih versi ngendonesia-nya.... kurang joss ya?

-----------------------------------------------------
Soelojo
moderator ML JOWO WOJOSETO
[EMAIL PROTECTED]
http://io.spaceports.com/~wojoseto/index.html
http://www.gotoworld.com/getpaid/default.asp?rid=1022156669





- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com 
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!











Kirim email ke