Saya pikir, sak sableng-sablengnya seorang GD, amat
sangat kecil kemungkinan bahwa pencopotan Laksamana itu
tidak dibicarakan terlebih dulu dengan MW.
Pertama hubungan spesial GD dan MW yang melebihi
hubungan formal jabatan beliau berdua, ke dua secara
organisatoris apa mungkin presiden membuat keputusan
strategis tanpa berbicara terlebih dahulu dengan
Wakilnya. Saya meragukan itu.
Bahkan sebagai contoh, GD ingin menyerahkan urusan
pemerintah kepada MW dan dia ingin berkonsentrasi di
masalah ekonomi.
- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!