Assalamu'alaikum, ww & Salam Sejahtera, Memang belajar untuk berbeda pendapat dan menyalurkan pendapat dengan baik (Dan Waras) memerlukan masa yang panjang, mungkin sampai cucu atau boleh jadi pada masa cicit-cicit kita baru kesampaian. Dua raksasa, PDIP dan P(NU)KB, gaya pengikutnya hampir sama. Kalo di goyang sedikit tuan-tuannya..langsung unjuk kekuatan, hilang sudah kata hikmah, hilang sudah sangka baik (khusnuzhon), hilang sudah persaudaraan... tapi kalo ngomong tetap tegakkan demokrasi (ala dia...busyet!) Kadang jadi heran,Indonesia ini negara atau hanya sebuah kampung (kayak yang di jakarta ...hobi tauran dengan kampung sebelah). Kita sibuk mempesoalkan dwi fungsi abri, tapi alangkah naifnya jika TNI/ABRI melihat orang sipil sekarang mulai bergaya seperti dia (udah liat pasukan paramiliternya PDIP dan P(NU)KB......terutama BANSER NU....cakep-cakep dengan baju lorengnya ketika menduduki jawapos) Kenapa para elit di pemerintahan kita membiarkan kelompok-kelompok seperti ini (bahkan terkesan dipelihara), bagi saya semua banser, bansur, banpecah,bankempes,banserap, semua ini merupakan bom waktu, sewaktu-waktu bisa disalah gunakan dan meledak ditengah masyarakat. Khabarnya polisi indonesia kekkurangan tenaga... udah ditampung saja mereka jadi polantas, sekalian di setrap dibawah terik matahari... gitu aja kok repot White Crow - Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI Bergabung: [EMAIL PROTECTED] Keluar: [EMAIL PROTECTED] Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
