Tadi malam, dalam perbincangan di SCTV, Rakhmat Witoelar mantan Golkar di Barnas _disodok_ oleh penyiar, kenapa Barnas (khususnya dia) menjadi melempem setelah Gus Dur naik. Rakhmat menjadi agak kikuk setelah penyiar SCTV terang-terangan menanyakan, apakah karena Erna Witoelar (istrinya Rakhmat?) sekarang jadi menteri sehingga dia tidak bisa kritis lagi? Dengan basa-basi, Rakhmat mengatakan bahwa Barnas hanya mengkritik jika memang perlu ada yang dikritik. Yang paling fatal adalah ketika Rakhmat mengatakan bahwa KKN yang ada dalam pemerintahan sekarang ini baru berkecambah. Jadi nggak perlu dipermasalahkan. Katanya lagi, yang perlu diberantas adalah KKNnya Orde Baru. Hal ini langsung dibantah oleh Arief Budiman (dari Melbourne) bahwa justru KKN yang sekarang lah yang mesti diwaspadai. Sebab, secara politis pelakunya masih berkuasa. Sedang KKN jaman Suharto sudah tidak berkutik. Sekali lagi, Rakhmat nampak kelimpungan. Nampak bahwa Rakhmat memang tidak bisa menjadi kritis lagi sekarang. Dan penyebabnya persis seperti pertanyaan penyiar SCTV: karena istrinya jadi menteri. Gombal, kalau gitu. Terbukti lagi, mereka yang suka teriak-teriak biasanya karena _belum kebagian_. - Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI Bergabung: [EMAIL PROTECTED] Keluar: [EMAIL PROTECTED] Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
