hahaha,...menteri ekonomi nggak boleh ngomong soal rupiah,.........ke laut
aje,........

OOT: Tadi malem saya lihat di Discovery channel mengenai pembangunan menara
PETRONAS.
Menara ini sempat menjadi gedung tertinggi di dunia, dibangun dengan biaya 3
milyar dollar,
menjadi kebanggaan warga malaysia dan menunjukkan kekuatan ekonomi malaysia.

Sementara, di lain pihak, kita melihat bahwa PERTAMINA dirundung korupsi yang
berlarut-larut,
bahkan hampir ambruk kena hutang valas. Saya hitung-hitung, dari perusahaan saya
aja, tiap hari
bisa nyumbang ke PERTAMINA sekitar 1.87 juta USD ( per hari lho ) dengan harga
minyak 20 USD.

Kalo' pemerintah tidak segera memberi 'pendidikan' bagi bangsa ini bahwa yang
salah itu salah
dan yang benar itu benar, maka jangan harap indonesia bisa menyusul
ketertinggalannya dibanding
dengan negara asia tenggara yang  lain,..........

Kita lihat aja lima tahun lagi, indonesia udah jadi apa,..............





[EMAIL PROTECTED] on 05/16/2000 09:26:12 AM

Please respond to [EMAIL PROTECTED]

To:   [EMAIL PROTECTED]
cc:    (bcc: Saptono Widhi)
Subject:  [Kuli Tinta] Kwik Nggak boleh ngomong



Saya baca di koran pagi ini, katanya Kwik nggak boleh ngomong soal Rupiah.
Kepingin senyum saya. Lha kalau menteri yang mestinya bisa (dan selama
belum jadi menteri kan kebiasaannya mencela soal Rupiah) dilarang bicara
soal Rupiah, mending pakai kolor saja lah. Masak jadi menteri cuma terima
gaji buta?
Nggak tahu, ini salah presidennya, atau memang menterinya yang cuma pantas
jadi pengamat.


- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!


















- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com 
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!











Kirim email ke