Kawan-kawan di Kuli-tinta,
Kawanku Mbah Soel,
Bukannya mau menyentuh atau menabrak Sara, tapi cuma mau mau membuat sedikit
keramaian buat nambah pengetahuan.
Maklumlah saya sedang terkena demam euphoria demokrasi kata dokter. Sedang
kepingin terus terang. Jadi tolong jangan dianggap mau cari musuh.

Yang saya persoalkan adalah tulisan mbah Soel ini. Kalau yang bersangkutan
mau mencerahkan saya , alhamdulillah. Kalau yang lain mau menduga-duga,
mungkin kita bisa mendapatkan "ngerti".Silahkan saja. Alhamdulillah juga,
tentunya.  ( Tapi jangan lupa dan jangan lengah, kasus Bulog dan Sabirin
yang mengenaskan itu tetap kita ikuti terus....!)

Begini. Apa maksud dan inti tulisan Mbah Soel ? Dari sedikit pengetahuan
saya tentang orang Jawa, saya tahu ( atau saya mengira), bahwa saya harus
peras otak keras untuk menyelami maksud omongan orang Jawa. Kalau tidak mau
begitu, ya bakal nggak ngerti apa yang dimaksud. Ada filsafat rumit
dibelakang bahasa bersahaja. Demikianlah kabarnya, pada jaman pak Harto.
Setiap langkah gerak , mimik wajah, gerakan tangan, kata-kata bahasa, mesti
di tafsirkan dulu seperti kita menafsirkan Kitab Suci dalam agama. Konon
katanya, negara kita ambleg karena tidak cukup dukun mumpuni yang menafsir
titah paduka Rojo-Dirojo itu yang banyak terilhami oleh kebudayaan luhur
yang amat kita kagumi itu.

Sehubungan dengan rumitnya tata-cara, kedalaman maksud yang amat sulit
digali, keluhuran lambang-lambang yang mesti diolah dengan IQ tinggi sekali,
maka sebagian orang bilang ,  kebudayaan Jawa cuma cocok buat meditasi
mencari inspirasi wahyu dipinggiran sawah saja. Dengan kata lain, untuk
pergaulan modern yang lebih luas, "bahasa jawa" sama sekali tidak praktis.
Untuk keperluan keraton Jogya saja barangkali.

Tulisan Mbah Soel sebagai contoh soal:
1. Dimana penulis menempatkan diri ? Setuju dengan GD, tidak setuju,
menentang, atau menentang yang menentang, tidak bisa dan gamang dalam
mengambil posisi ?
2. Kalau sekedar membuat rangkuman, apa maksudnya ? Apa gunanya ? Filsafat
apa yang mau diajarkan ?
3. Sebagai semacam Quiz, katakanlah, dapatkah anda menduga bagaimana harapan
sang penulis ? GD Njungkel, atau GD Survive karena Gd sebenarnya terletak
di-"jalur-yang-benar", manusia yang lain umpamanya AR kan cuma bajingan
saja. Nggak bisa dipercaya ( kecuali Dewi Gebleg Mega ?).

Maukah mbah soel dan kawan-kawan ngajari saya yang sangat kekurangan ajar
ini ?

Wassalam
Abdullah Hasan.
( Yang cocok dengan kata2 bajingan AR, jewer, gebuk, lipet-lempit, gusur,
gampang dipahami)


-----Original Message-----
From: mBah Soeloyo <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>;
[EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>;
[EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Wednesday, June 07, 2000 10:54 PM
Subject: [Kuli Tinta] dari Laksamana Kalla menuju Sapuan Bulog Sabirin


presiden-ku ternyata hebat!
dia dinyatakan sebagai orang yang plin-plan
dia juga dianggap sedang bunuh diri pelan-pelan
dan tak lupa dia juga dianggap MALING-juga
beberapa hari lalu dia disamakan dengan nahkoda kapal
juga diibaratkan sebagai sopir yang KKN (kanan kiri nabrak)

sementara ada yang menjadikannya wali
ada yang membela mati-matian hingga keblusuk sendiri
ada pula yang mengharapkan kejatuhannya
lebih sadis ada yang mengharapkan STROKE-nya kumat
lebih parah lagi bila memang dia dijadikan presiden dengan
harapan "brenti" ditengah jalan (eh belum ya... masih 1/10 jalan).

hebatnya lagi ada yang ingin menjewernya,
tetapi tidak sedikit yang MEMBISIKINYA.... haha
sama-sama memakai telinga presiden-ku
---->
semua itu bisa dikilas baliki dengan peristiwa LAKSAMANA KALLA
presidenku bilang "yaaaa karena KKN laaah...." (di suatu rapat
para yang mulia wakil-wakil ku yang disepakati tertutup)
namun ada wakil ku yang kebakaran janggut (lha nggak punya jenggot)
terus "siaran" setelah rapat tertutup (mungkin pendapatnya,
yang tertutup kan rapatnya.. tapi kalau mulut-ku kan bebas
nylompret... tolileeeet)
akhirnya jadi rame. presiden-ku mendapat ancaman gugatan.
namun gugatannya nggak nyata-nyata... hanya sebatas AKAN!

yang menarik, seandainya benar presidenku ngawur dan
menfitnah Laksamana Kalla. namun tidak menutup kemungkinan
seandainya benar Laksamana Kalla terlibat "KKN laaaaah!"
mana yang benar, aku tak tahu. enaknya semua dianggap
benar.. biar rame.

sementara itu arahan mengubah sidang laporan kemajuan
menjadi istimewa kian gencar. oleh beberapa tokoh reformasi (?)
yang juga anggota MPR.. (sementara itu dulu di pelajaran
civics SMP, SI hanya berlangsung setelah ada usulan DPR,
terutama karena presiden tetap "nggejibeg"). oleh karena
itu mungkin, ketua MPR menyatakan tidak akan mengubah
ST menjadi SI. (namun akhir-akhir ini kembali marak
kemungkinan SI-nisasi ST MPR).

akhirnya presiden-ku kesrimpet bulog. kalangan istana konon
banyak terlibat. ah, seandainya benar... betapa makin
kumplit presiden-ku yang ini. dari kyai tradisional,
sakit penglihatan, ketambah stroke 2 kali.. jadi presiden,
yang nggak mau repot-repot.. kemudian ahli KKN,
dan MALING... hahaha kumplit dah.
tapi itu seandainya benar.
seandainya salah... atau karena kecerdikan pembobol dan
maling bulog memanfaatkan kelemahan presiden yang kaya
pembisik? wah... ramen mana ya?

ujung-ujungnya... presiden-ku ternyata tukang menekan gubernur
bank. bahkan ajak-ajak jaksa agung. yang dipakai senjata
adalah kasus bank-bali (sayang aku tak faham). gubernur bank,
yang ternyata sangat sakti.. tak dapat diberhentikan sampai
habis tugasnya... (kecuali pa-eh atau berhalangan tetep), menolak
berhenti, karena merasa tidak bersalah...
lha ini menarik. seandainya benar masalah BI ini murni keinginan
presiden untuk obok-obok BI.. tambah kumplit lagi jabatan
presidenku. tetapi, seandainya benar gubernur BI terlibat
bang bali.... jabatan presiden-ku pun bertambah banyak.....
paling tidak, menjadi presiden yang di-eyel gubernur... hahahaaa.

biar saja... nggak karuan gini.. toh semua hanya diambil
dari posting beberapa netters yang mengkhususkan diri
mengamati dan mengkritisi presiden-ku yang buta ini.
lainnya? ndak daaaa.

salam,

mBahSoeL
-----------
(lagi berharap semua benar... ya presidennya
yang benar, ya lawannya yang benar.... biar rame..
paling tidak HUKUM menjadi BINGUNG... sehingga
bisa-bisa hukumnya STROKE.... dan nanti jadi
presiden.....)



->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!















->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com 
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!












Kirim email ke