Assalamu'alaikum Wr.Wb.

Mestinya memang begitu kok. Perintah orang tua juga
kalau keliru harus ditolak, apalagi hanya atasan.

Wassalam,
+++Poirot
------------
www.republika.co.id
Yusril : Perintah Atasan tak harus DIlaksanakan

04 July 2000 20:41:46 WIB


JAKARTA-- Seorang atasan tidak boleh sembarangan memerintah. Karena 
semestinya setiap perintah itu harus mempertimbangkan masalah hukum, apakah 
perintah yang diberikan itu secara hukum benar atau tidak

''Misalnya, perintah dari atasan pada bawahan tak harus secara membutatuli 
dilaksanakan. Kalau perintah itu salah dari segi hukum, dia harus memikul 
tanggungjawabnya,'' kata Menkumdang Yusril Ihza Mahendra di Jakarta, Selasa 
(4/7/00)

Penjelasan Yusril itu diungkapkan sehubungan dengan semena-menanya Presiden 
Abdurrahman Wahid memerintah bawahannya untuk menangkap provokator. ''Ada 
atau tidak ada bukti, tangkap,'' perintah Abdurrahman di Medan Senin 
(3/7/00)

Saya, kata Yusril, dengan melihat dari segi hukum saja, kita tidak dapat 
melakukan penangkapan atau penahanan terhadap seorang warga negara kalau 
tidak dilandaskan pada kepentingan penyidikan

Kepentingan penyidikan itu, menurut Menkumdang, disebabkan mungkin orang 
tersebut ada dugaan-dugaan terlibat dalam suatu tindak pidana. Bisa juga 
dikhawatirkan akan melarikan diri atau ancamana hukuman pidananya melebihi 
lima tahun, atau khawatir akan menghilangkan barang-barang bukti atau 
mengancam keselamatan masyarakat

''Atas dasar inilah seseorang itu dapat dilakukan penahanan. Di luar itu 
tidak mungkin dilakukan penahanan,'' tandasnya

Menurut Yusril, saat inilah upaya kita untuk menegakkan supresmasi hukum, 
jadi jangan hukum dipermainkan. Dan jangan hukum itu ditentukan kepada 
politik. ''Namun, politik itu yang harus ditentukan kepada hukum,'' katanya


Laporan:Rahmat Santosa Basarah




________________________________________________________________________
Get Your Private, Free E-mail from MSN Hotmail at http://www.hotmail.com


->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com 
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!












Kirim email ke