>
> WAM:
> Ledekan yang jujur, dan sudah semestinya.
> Bahwa mbah Dur itu mengalami kekurangan penglihatan
> (bukan buta!), saya,
> dan bukan hanya saya, sebenarnya memaklumi. Dan itu
> juga bukan menjadi
> hambatan besar. Namun, bahwa dia disarankan untuk
> _puasa mbisu_ memang
> masuk akal juga. Bukti menunjukkan, tiap kalu
> simbahnya ngomong yang
> enggak-enggak, Rupiah langsung mrosot. Dan jangan
> kira itu tidak membawa
> konsekuensi serius. (hayo, siapa yang berani bilang
> pedagang valas itu
> anteknya Orba?). Terpulang pada mbah Dur, untuk
> mengikuti saran itu atau
> tidak
Mari pakai logika 'bodon' lain. Begini :
Gus Dur, simbah kata WAM, setiap kali ngomong, rupiah
langsung mlorot. Omongnya GD karena ia harus
memberikan komentar terhadap 'ulah' mereka yang
memposisikan berseberangan dengannya.
Ketika mereka yang berada di seberang membuat ulah,
dan komentar-komentar, rupiah biasa-biasa saja.
Kesimpulan yang ditarik para pemain valas, ah... itu
omongan nggadur, buktinya Gus Dur tidak mengeluarkan
counternya. Selama Gus Dur tak meng-counter, maka apa
yang dibikin oleh mereka yang berada di seberang itu
tak punya arti apa-apa, kecil....
Ketika Gus Dur membuat counter, baru rupiah merosot
nggak karuwan. Pedagang valas membuat kesimpulan,
bahwa Gus Dur ternyata menemukan, bahwa kelakuan
mereka yang ada di seberang benar-benar membahayakan
negeri ini. Gus Dur seolah-olah memberikan petunjuk,
bahwa bahaya memang sedang mengancam. Mereka yang
diseberang itu, yang dikomentari Gus Dur, memang
sangat berbahaya.
Pedagang Valas, dengan demikian, lebih bisa dibilang
sebagai 'bukan-antek-orba'. Kalau mereka antek orba,
yang notabene pasti bukan antek pemerintah sekarang,
maka kelakuan mereka, baik Gus Dur ngomong atau tidak,
mau memerosotkan rupiah, ya semau mereka.
=====
Sugih durung karuwan, sombong didisikno...
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Get Yahoo! Mail � Free email you can access from anywhere!
http://mail.yahoo.com/
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!