Seperti makian 'dasar Cina luh...!', pasti yang dimaki Cina yang nggak baik.
Atau, 'Jawa Ko-ek...!', maksudnya adalah Jawa yang butut. Tetapi cobalah
memaki itu di kerumunan orang, entah banyak Cinanya, atau banyak Jawanya,
lebih-lebih di tengah komunitas Arek di Blok M atau Jalan sabang, misalnya.
Bisa juga ditambah dengan 'dasar Suroboyo jancukan...!'. tentu, jangan
dengan muka senyam-senyum, dan tanpa tekanan kata. Apa yang di sekitar Anda
sempat mikir 'oh... untuk yang jelek, to...'
------Original Message------
From: Wisnu Ali Martono <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED]
Sent: August 21, 2000 10:10:44 AM GMT
Subject: RE: Re: Re[2]: [Kuli Tinta] Fw:NTT Merdeka Jika Pasal 29
Diamandemen
On Mon, 21 Aug 2000, Benny wrote:
> Benny :
> Kalau begitu jangan lupa dong menyebutkan kata :
> orang yahudi yang berkelakuan tidak baik.
> atau Orang Nasrani yang berkelakuan tidak baik.
WAM:
YA mestinya anda anda semua yang bisa membedakan lah. Lha wong anda saya
anggap cerdas kok. Masak saya mesti menerangkan which is which. Kayaknya
kok melecehkan kecerdasan anda.
> kalau ngomongnya di generalisasi semua, akan banyak orang baik yang tidak
> senang.
WAM:
Kalau kita mengecam orang, kan orang yang nggak baik yang kita kecam.
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
______________________________________________
FREE Personalized Email at Mail.com
Sign up at http://www.mail.com/?sr=signup
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!