On Fri, 25 Aug 2000, mBah Soelojo wrote:

> wah, mas WAM ini pasti salah denger anekdote-nya.
> lha kemarin 7 minggu penuh temen-temen sekantor
> Mas WAM mati-matian membela lulusan doktor atau
> master yang tidak, belum atau enggan pulang, alasannya
> bukan YEN tuh Mas?

WAM:
Tell them, loudly, bo'ong. Minimal, munafik lah.
Piye nggak bo'ong, wong gaji di Ina cuma sakprecilnya penghasilan di
Nihon. Mau jadi loper koran, atawa kerja di restoran, juga gampang.

> sumpah... saya malah di-elek-elek, kunoooo hanya
> bisa kerjanya di indonesia.... gitu segala kok.

WAM:
Yang jelas, kalau mereka balik ke Ina, biar kata kerja di swasta, juga
nggak bakal dapet sebanyak kalau kerja di Jepang. Apa itu bukan alasan?

> kata mereka: "Mengapa para peneliti itu harus
> pulang ke indonesia dengan ATMOSFIR RISET
> yang tidak memadai?" gitu jare.

WAM:
Cermin orang _males_. Tipikal pemikiran alumni (dari S1) luar negeri. Udah
sering kita _gesekan_ sama mereka. Suombongnya, wuih. Dipikirnya cuma
mereka sendiri yang lulusan luar negeri. Dipikirnya di BPPT doktor nggak
tlecekan. Apa mereka juga bukan lulusan luar negeri. Biasanlah. Biasa
hidup serba enak. Apa-apa ada. Begitu sampai kantor, minta semua
disediakan. 

y



> lha aku terus minta pendapat temenku yang juga
> pengin pulang, Paijo tukang sepatu Cibaduyut,
> yang disuruh ke jipun oleh juragannya agar dapat
> meningkatkan produk sepatunya.... makanya
> dia pilih pulang saja menuruti pesan dan tugas
> awal yang diterimanya....
> 
> soeL
> -----
> 
> 
> ->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com 
> Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
> Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> Keluar: [EMAIL PROTECTED]
> 
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 


->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com 
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!












Kirim email ke