Lama-lama orang akan ngerti kalau pengadilan HMS ini cuma buat pameran. Semuanya serba
seolah-olah. Semu. Kalau tidak bisa dibilang rekayasa. Orang berkali-kali disuguhi
gula-gula biar
puas dan enggak merengek-rengek terus. Apalagi kali ini HMS diadili selaku ketua
yayasan ini dan
yayasan itu, bukan diadili sebagai orang yang menyalahgunakan wewenang. Entar kalau
diadili
sebagai kriminal, pasti heboh. Aceh, Timtim, dll bakalan ribut. Tapi itu semua
hanyalah mimpi,
karena dia sudah diampuni. Keadilan, hukum, dan semua lembaga yang berhubungan dengan
hukum telah
dilangkahi. Mumet.
Tapi untuk sekarang ini yang paling mumet itu profesi dokter. Kode etik kedokteran
ternyata bisa
digunakan sebagai senjata serta permainan politik. Lagi-lagi politik.
--- Sukaton <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> SKT:
> Meneer pasti kuciwa bahwa HMS ternyata nggak jadi hadir hari ini.
> Sampai saat ini beliau ternyata masih orang "terkuat" bukan "mantan orang terkuat".
> Alasan sakit yang dipakainya telah menjadikan blunder bagi pemerintah, karena dilain
>pihak
> pemerintah saat ini sedang menggalakkan penegakkan HAM.
> Disamping itu barangkali kuatnya pendukung HMS, bahkan pengacaranya pernah mengancam
>akan
> terjadi banjir darah bila HMS diadili, membuat pemerintah jadi ngeper.
> Kita lihat saja babak komedi selanjutnya, apakah mbah akan datang memenuhi panggilan
>pengadilan
> atau masih akan leyeh-leyeh sinambi ...
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Yahoo! Mail - Free email you can access from anywhere!
http://mail.yahoo.com/
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!