Dari SMOL:
Namun Cholil menyatakan hal itu tak akan mengecilkan hati Gus
Dur. Sebab, Gus Dur sudah punya jawaban dan data kuat untuk
membuktikan dia tak terlibat.
"Bagi saya, silakan DPR mengangkat kasus itu. Dari sini justru
akan kelihatan mana yang benar dan mana yang salah. Cara Jawane
sing becik ketitik sing ala ketara," kata Cholil.
Ketua MPR RI Amien Rais menilai penegakan supremasi hukum masih
memprihatinkan. Dari hari ke hari hukum tidak makin tegak,
tetapi malah sempoyongan.
"Supremasi hukum masih berupa kata-kata. Itu kenyataan
menyedihkan," kata Amien Rais, di kampus Universitas
Muhammadiyah Magelang (UMM), Kamis kemarin.
Dia mencontohkan, Joko Candra yang merupakan aktor intelektual
kasus Bank Bali sudah dibebaskan. "Jangan putus asa, perjuangan
menegakkan supremasi hukum memang perlu waktu panjang," katanya.
Mengenai kasus peradilan mantan presiden Soeharto, dia mengaku
sudah lama menyarankan Jaksa Agung Marzuki Darusman segera
membentuk tim kesehatan yang independen, memiliki kredibilitas
tinggi, dan memiliki otoritas.
"Jika hasil pemeriksaan kesehatan Pak Harto tak memungkinkan dia
hadir di pengadilan, secepatnya diumumkan ke masyarakat luas
lewat 'Dunia dalam Berita' TVRI atau televisi lain yang ditonton
banyak warga masyarakat."
Melalui mekanisme itu, dia yakin masyarakat bisa memahami.
Tetapi sampai sekarang, saran itu tak digubris Marzuki Darusman.
"Sehingga, permasalahan ini berlarut-larut tak ada henti," tutur
dia.
Ditemui seusai memberikan orasi populer dalam rangkaian Dies
Natalis Ke-36 UMM, dia menilai kondisi Aceh dan Irian Jaya
sangat genting dan rentan terhadap disintegrasi.
Dinomorduakan
"Para tokoh kedua provinsi itu menemui saya. Mereka mengatakan,
bila satu tahun ke depan pemerintah pusat masih kurang
memperhatikan nasib mereka, Aceh dan Irian Jaya akan melepaskan
dari dari wilayah RI untuk merdeka," tuturnya.
Bagi mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu, masalah krisis
moneter, pengangguran, KKN, pendidikan bisa dinomorduakan. Yang
dinomorsatukan tetap upaya mencegah disintegrasi wilayah.
Dia menggambarkan untuk kasus Irian Jaya, sudah terbentuk
puluhan ribu personel satuan tugas yang pandai menggunakan
senjata. Sebab, mereka tak menghendaki lagi undang-undang
otonomi dan undang-undang perimbangan keuangan pusat dan daerah.
"Mereka hanya punya satu kata slogan, yakni merdeka."
-->
ah, bingung aku!
gimana rekan-rekan?
soel
---
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
