Amien Rais: Pencopotan Kapolri Tidak Sah

 Senin, 18 September 2000, @16:19 WIB

 Jakarta -- Ketua MPR Amien Rais menilai bahwa pencopotan Kapolri oleh
Presiden Abdurrahman Wahid tidak sah.
 Menurutnya, Rusdihardjo tetap memegang jabatan Kapolri sampai dengan
DPR diminta persetujuannya. 

 Menurut Amien, keputusan presiden itu bertentangan dengan Tap MPR
Nomor 7 pasal 7 ayat 3. Isinya, kepolisian
 negara RI dipimpin oleh kepala kepolisian negara RI yang diangkat dan
diberhentikan oleh presiden dengan persetujuan
 DPR. 

 �Jadi tidak bisa ada penggantian Kapolri tanpa ada persetujuan DPR.
Ini adalah untuk kepentingan kita semua, jangan sampai
 Kapolri yang sepenting itu diganti hanya karena keinginan presiden,
hanya karena keinginan spontan yang mungkin dalam jangka
 panjang bisa jadi tidak betul,� jelas Amien kepada wartawan di ruang
kerjanya lantai 5 Gedung Nusantara III DPR, Senayan, sore
 ini. 

 Lebih lanjut Amien mengatakan bahwa dirinya memohon keputusan presiden
ditunda dulu. Dan Tap MPR mohon dihormati
 sehingga ada aturan main yang dipegang bersama. Karena kalau semua
terjebak pada permainan kekuasaan yang tidak ada
 aturan mainnya akan meluncur pada penguburan demokrasi. 

 Bahkan Amien menolak bila dikatakan Tap MPR itu belum berlaku efektif.
Menurutnya, Tap MPR begitu dicetak dan diumumkan
 satu jam, langsung berlaku. �Kalau kita membiarkan main kekuasaan itu
nanti kita membuka pintu lebar-lebar dan nanti semua
 rambu-rambu hukum bisa diinjak-injak,� ujarnya. 

 Berkaitan dengan alasan Kapolri tidak bisa mengungkap pelaku
pengeboman itu, Amien menjawab sambil bertanya apakah ada
 jaminan begitu diganti nanti lebih bagus. Di sini diperlukan sebuah
kepiawaian dan kearifan. �Saya khawatir kalau Bimantoro nanti
 jadi Kapolri kemudian dipecat lagi lantas bagaimana,� tegas Amien. 

 Menurut Amien, masalah pemboman tidak bisa langsung Kapolri dijadikan
kambing hitam atau semuanya ditumpahkan ke pundak
 Kapolri. Karena masalahnya sangat komplek. Jadi kalau masalah
kerusuhan di Poso, Aceh dan terakhir pemboman di BEJ dipikul
 Kapolri sendiri itu berlebihan. �Gus Dur sendiri kepemimpinannya juga
kadang-kadang tidak jelas,� ujar Amien.***(num/wan)




__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Send instant messages & get email alerts with Yahoo! Messenger.
http://im.yahoo.com/

->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com 
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!












Kirim email ke