milisi lagi dilucuti senjatanya oM...

maka, GD pernah menyindir kelompok yang berteriak demokasi sebagai
yang sebenarnya takut dengan demokrasi itu sendiri...

mungkin kita perlu menyimak kembali penelitian2 Pros Astrid dan
kesimpulannya. Bahwa, bangsa yang asal-usulnya beraneka memiliki
masalah sosial (social war) didalam dirinya. Apakah bangsa kita
yang ramai terus karena itu....?


----- Original Message -----
From: "Daniel H.T." <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: 26 September 2000 16:56 PM
Subject: Re: [Kuli Tinta] Tentang ANAND KRISHNA Dalam Sorotan
Media Islami



----- Original Message -----
From: mBin <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Tuesday, September 26, 2000 1:41 PM
Subject: [Kuli Tinta] Tentang ANAND KRISHNA Dalam Sorotan Media
Islami


>
> mungkin para anggota milis ini pernah mendapatkan forward-an
> mengenai ditariknya buku-buku anand-khrisna dari peredaran oleh
gramedia....
>
> postingan ini saya ambil dari milis spiritual,
> saya kutipkan di milis ini karena ada kaitannya dengan
jurnalisme atawa
> kaidah jurnalistik...
> yang tentunya sesuai dengan nama milis ini -- kuli tinta ---
>
> pigimana milisi ?
>
> mBin
> -----
>
> --awal kutipan -------------------
>
> Tampaknya persoalan tidak berakhir sampai disitu. Redaksi Harian
Republika
> didatangi  oleh beberapa orang yang menuntut agar Redaksi memuat
beberapa
> tulisan yang tidak sependapat dengan Bapak Anand Krishna.
Akhirnya
muncullah
> pemberitaan pada tanggal 1 September 2000. Sekian halaman penuh.
Isinya
> seratus persen bertentangan dengan apa yang dimaksudkan oleh
Bapak Anand
> Krishna dalam buku-buku karangannya.  Tulisan tersebut sama
sekali tidak
> memenuhi etika jurnalistik, bahgkan boleh dibilang "slandering".
Tak
berapa
> lama kemudian, tulisan yang sama diambil alih oleh Media Dakwah.
Kemudian
> terakhir muncul sebuah tulisan pada Jurnal Islam yang isinya
sama sekali
> diluar konteks yang pada dasarnya mengandung sifat provokasi
antara umat
> Kristiani dengan Islam. Dengan memuat gambar Bapak Jakoeb Utama
(Pimpinan -
> Kelompok Kompas Gramedia) yang menyandang gambar Bapak Anand
Krishna,
> pemberitaan ini mulai mengaitkan Kompas/Gramedia. Tampaknya
Pimpinan
> Kompas/Gramedia tidak mau terkena resiko lebih panjang, maka
keluar
> pemberitaan seperti yang kita semua baca pada harian Kompas
terbitan tgl.
12
> September, 2000. Tentu saja berita tersebut tidak menguntungkan
kita.
> ------------------------------
> apakah para pengamat jurnalistik tidak ada yang mempermasalahkan
apa yang
> terjadi dengan Redaksi Republika yang memuat berita karena
tekanan orang
> luar?
>

Saya yakin banyak yg memprihatinkan sikap media2 seperti di atas.
Tetapi,
siapa yg berani berbicara/menulis komentarnya? Kalau pun berani,
siapa yg
bernai menerbitkan/mengedarkannya? Jadi, tidak ada yg namanya
kebebsan
berpendapat di sini.


> -- akhir kutipan ---
>



->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!














->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com 
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!












Kirim email ke