http://www.detik.com/peristiwa/2000/10/29/20001029-143548.shtml Warga AS di Solo Akan Di-sweeping Setiap Minggu Reporter: Muchus Budi Rahayu detikcom - Surakarta, Hotel-hotel di Solo dilarang menerima warga Amerika Serikat (AS). Empat ormas Islam akan melakukan sweeping ke hotel-hotel tersebut setiap minggu. Bila kemudian ketahuan ada warga AS yang menginap, maka hotel akan dirusak. "Semua pengelola hotel dan penginapan sudah kami beri ultimatum agar menolak warga AS. Kami akan melakukan pengecekan ke hotel-hotel minimal satu minggu sekali. Bila kemudian kami menemukan warga AS, kami akan bertindak lebih keras," kata komandan Laskar Jundullah Solo Kalono, usai melakukan sweeping di Hotel Lord In (dulu Hotel Sheraton), Jl. Adi Sucipto, Solo, Minggu (29/10/2000). Sebelumnya empat Ormas Islam yakni Brigade Hizbullah, Korp Hizbullah Divisi Sunan Bonang, Laskar Jundullah dan Kokam (Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah) melakukan rally dari hotel ke hotel untuk men-sweeping warga AS yang menginap. Mereka mengaku melihat bukti keterlibatan AS, baik sipil maupun militernya, dalam berbagai kekacauan dan kerusuhan di Indonesia. "Kami ingin RI steril dari warga AS dan kepentingannya. Karena mereka baik sipil ataupun militer terbukti berperan dalam kekacauan di RI. Contohnya di Ambon," kata Kalono. Soal tindakan Minggu ini yang melakukan sweeping, dikatakan Kalono hanya sebagai warning pada warga AS. "Ini belum tindakan yang sebenarnya. Bila mereka membandel, kami akan menghancurkan seluruh fasilitas dan kepentingan AS di Solo," ancam dia. (iy) Berita Terkait: Serbu Novotel, 4 Ormas Islam di Solo Sweeping Warga AS >>>> 2.5 Mbps InternetShop >> InternetZone << Margonda Raya 340 <<<< ->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI Bergabung: [EMAIL PROTECTED] Keluar: [EMAIL PROTECTED] Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
