http://satunet.com/artikel/isi/00/10/30/32336.html Senin, 30/10/2000, 20:17 WIB 'Pansus Buloggate berkonspirasi jatuhkan presiden' Laporan Asih Nurhayati satunet.com - Pansus Buloggate dan Brunaigate DPR diakui seorang mantan anggotanya memiliki konspirasi besar untuk menjatuhkan Presiden Abdurrahman Wahid. Pengakuan ini diungkapkan, Habil Marati dari F-PPP yang baru saja dicopot oleh fraksinya dari keanggotaannya di Pansus tersebut. "Menurut saya Pansus Buloggate mempunyai konspirasi besar yang justru bisa mengacaukan keadaan yaitu menjatuhkan presiden," katanya, Senin. Habil menyebut Pansus itu sangat prematur, tidak etis dan terlalu dipaksakan. Pernyataan terbuka dan serba miring tentang Pansus yang datangnya dari anggota Pansus sendiri agaknya baru pertama kali ini muncul. F-PPP mengganti keanggotaan Habil Marati di Pansus dengan Achmad Farial. Ketua F-PPP, Ali Marwan Hanan dalam surat keputusannya menyebutkan penggantian itu antara lain didasarkan pada rekomendasi/laporan tertulis Ketua Tim Pansus Buloggate dan Brunaigate F-PPP. Habil Marati pernah memberi analisa mengejutkan pada hari pertama Pansus mengadakan pemeriksaan saksi-saksi. Seusai pemeriksaan terhadap Wakabulog Mohammad Syafei dan dua pengurus harian Yanatera Bulog, Mulyono dan Mohammad Jacub Ishak, kepada pers Habil menyatakan dana Yanatera adalah dana non budgeter Bulog. Sehingga, apa yang terjadi pada dana tersebut murni soal bisnis biasa. Wakil Ketua Pansus dari F-PDIP Didi Supriyanto saat menanggapi pergantian Habil itu mengatakan penggantian anggota pansus adalah hal yang biasa. F-PDIP, dikatakannya juga pernah melakukan hal yang sama. Ia membantah keras jika disebutkan Pansus hendak menjatuhkan presiden. "Kami hanya mencari kebenaran. Sedangkan penggantian presiden adalah urusan MPR," ujarnya.[anr] >>>> 2.5 Mbps InternetShop >> InternetZone << Margonda Raya 340 <<<< ->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI Bergabung: [EMAIL PROTECTED] Keluar: [EMAIL PROTECTED] Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
