Ada seorang teman berkata: "kalau kita ingin cepat keadaan menjadi aman, aka angkat saja Pak harto kembali menjadi Presiden" Apa iya? Kerusuhan demi kerusuhan dan ancaman disintegrasi bangsa memang semakin meningkat setelah Orba tidak lagi berkuasa, Golkar tidak lagi memegang mayoritas, interseksi militer Golkar tidak memperoleh tempat, dan oknum2 Orba, oknum militer dan Golkar terancam terbuka masa lalunya di pengadilan. Ada militer yang pernah mengancam bawa kalau dipojokan terus maka militer bisa nggak tahan. Kerusuhan awal setelah Hbb tidak terpilih muncul di Sulawesi namun segera bisa diatasi. Kemudian di Ambon mulai denga kasus angkot di hari Sholat Jumat yang berlanjut hingg ke Sholat Ied. Kaltim dan Riau dicoba melalui isu disintegrasi namun tidak berhasil. Kekerabatan Medan (dengan stereo type temperamental) tampaknya terlalu solid untuk diguncang. Maka, ketilka masa lalu semakin terkuak dan ancaman pengadilan semakin serius maka tibalah saatnya menggunakan the last scenario dimana peledakan Bom di RS Sardjito Yogya sebagai percobaan atau peringatan. Pemboman di malam natal di gereja Katolik dan Kristen yang mengambil sampel Indonesia Jakarta-Bandung-Batam-Pakan Baru-Mojokerto- Mataram adalah langkah awal untk membuat situasi chaos dan perang saudara terjadi di Indonesia sehingga perhatian media, pemerintah, dan penegakan hukum di Indonesia bisa dialihkan. Besok adalah hari besar umat Islam. bukan tidak mustahil, apalagi kalau kita belajar dari kronologi kejadian di Ambon, mereka para teroris itu akan menggunakan sebagai terminal terkahir sebelum lepas landas mewujudkan the ultimate goal yaitu kekacauan di Indonesia. The escalating commitment at all cost! Kalau menurut bahasanya mBah Soel n e k a d ! ................Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia............... Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI Bergabung: [EMAIL PROTECTED] Keluar: [EMAIL PROTECTED] ->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com
