Panglima Kodam Jaya Mayjen Slamet Kirbiantoro, mengatakan bahwa dengan
maraknya bom-bom yg meledak di Jakarta akhir2 ini, masyarakat jangan terlalu
cepat menuduh pihak2 tertentu sbg pelakunya.(Kompas, 10-01-01)
= Abis, bagaimana lagi, Pak? Polisi sih terlalu lambat mengatisipasi,
mengcegah, dan menyeledikinya.
Kata Mayjen Slamet lebih lanjut: "Jangan menganggap peristiwa2 itu
(meledaknya bom2) sbg kejadian luar biasa!"
= Luar biasa benar pernyataan Bapak Jenderal ini!
"Di setiap negara pasti ada yg senang dan tdk senang pd pemerintahnya. Ada
yg ekstrem ada yg biasa. Di Irlandia saja sampai sekarang ada bom yg
meledak!"
= Tapi, jauh lebih banyak, negara yg tidak seperti itu, Pak. Lagipula di
Irlandia, bomnya udah lama berhenti. Kenapa, Bapak nggak mengambil contoh yg
positif, tetapi mengambil contoh negatifnya?
"Tugas pengamanan tidak hanya menjadi tugas polisi. Rakyat harus mengamankan
sendiri lingkungannya!"
= Jangan salah tafsir, masyarakat boleh main hakim sendiri
Kata Kapolres Bekasi, pemasangan 3 granat di atas rel KA Cikampek-Jakarta,
yg ditemukan Senin (08-01) adalah seorang profesional.
= Kalau hanya mengeluarkan pernyataan seperti ini, saya juga bisa, lhoo.
= Polisi sendiri, profesional, nggak?
==>> Dari pernyataan2 Bapak Jenderal ini kesannya dari semua kejadian
polisinya nggak salah apa2. Malah, cenderung menyalahkan masyarakat yg
terlalu cepat menduga, terlalu takut, dan terlalu berharap pada polisi.
................Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia...............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com