To all,...
Sebagai pencerahan dan mengingatkan kembali bagi umat Muslim
bahwa untuk menuju kesuatu kesempurnaan adalah dengan menuju ke
hal perbaikan-perbaikan sedikit demi sedikit dan juga umat Muslim
harus bisa belajar mandiri baik dalam cara berpikir maupun tindakan
dengan dilandasi oleh Iman & Takwa yang kokoh/kuat serta menciptakan
hidup damai dengan berpeganggan teguh pada petunjuk Al-Qur'an dan
Sunnah Nabi Muhammad SAW,..Insya Allah dalam hal-hal permasalahan
yang terjadi dalam lingkungan manusia pada umumnya dan umat Muslim
pada khususnya dapat diselesaikan dengan baik, arif, adil dan
bijaksana bahkan bisa menjadi teladan bagi umat lain karena jelas
sekali daya pikir dan kemampuan manusia secara umum adalah terbatas
sehingga tetap memerlukan bantuan/petunjuk dari yang maha kuasa.
Salam,
--------------
From: Tunggal Ika <[EMAIL PROTECTED]> on 01/15/2001 01:30 PM GMT
Wrote by : Miriam Abdullah
Mengeritisi dan Mentransenden MUI
Sedikit demi sedikit umat Islam mulai menyadari bahwa
hidup ini tidak bisa dijalani dengan gaya dan metode
kuno, tetapi dengan gaya dan metode baru.
Gaya kuno
adalah monolog: MUI bicara dan umat Islam disuruh
menelan saja tanpa daya kritis, kreatip dan
imaginatip.
Gaya baru
adalah dialog: MUI bicara dan
umat tidak hanya menelan saja, tetapi berefleksi,
mengeritisi bahkan mampu mentransendennya.
Gaya kuno
menganggap umat Islam seperti mesin statis atau
seperti anak kecil yang bisa diindoktrinasi tanpa
kritis.
Gaya baru
umat Islam adalah bahwa manusia itu
makhluk kreatif yang bisa berefleksi, mengeritisi
bahkan mentransenden diri dan bahkan mentransenden MUI
itu sendiri.
................Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia...............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com