Dulu bagaimana ya?
Wah.. wahh... semakin menelanjangi diri sendiri kalau begitu.... kayak kita ngak punya
ingatan sama sekali.
Di Senayan di depan LJ ia berkata "kami masih bersabar namun kesabaran kami ada
batasnya" Lalu di kesempatan lai masalah kesabaran itu juga selalu menjadi kamusnya.
----- Original Message -----
From: mBin <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Tuesday, January 16, 2001 8:25 AM
Subject: [Kuli Tinta] Fw: [dialog] Matori PENGKHIANAT...!!!
saya ikut menyuarakan suara ar !!!!!
mBin
------
Ketua MPR RI Amien Rais :
Matori Khianati Gus Dur Dan Megawati
bangsaku.com - Amien Rais gerah dengan tuduhan bahwa dirinya dan Ketua DPR
Akbar Tanjung mempunyai konspirasi untuk menggulingkan Gus Dur. Pernyataan
Matori yang melihat faktor Amien dan Akbar sangat besar dalam konspirasi
menjatuhkan Gus Dur dari kursi Presiden, ditanggapi serius oleh Amien Rais.
Amien memandang bahwa Matorilah yang sebenarnya menghianati Gus Dur bahkan
Megawati. Amien menyampaikan hal tersebut ketika dimintai komentarnya oleh
reporter bangsakucom Yadi Hendriana, seusai menghadiri acara HUT PDIP yang
ke -28 di Gelora Sukarno Minggu (14/1) kemarin.
"Ini boleh anda tulis, bahwa Matorilah yang menghianati Gus Dur. Waktu
sidang umum kan dia memilih Megawati, akhirnya dia berbalik memilih Gus Dur,
yang namanya penghianat negara itu begitu. Tolong jangan dibalik-balik, dia
yang menghianati Megawati." Tuturnya.
Mengenai kemungkinan adanya aksi masa pada hari ini, Senin (15/1) pagi ini,
Amien mengindikasikan tidak akan sampai ratusan ribu orang.
"Pernyataan yang benar dari pemerintah supaya tidak ada massa yang turun
untuk memancing suasana, katakanlah unjuk rasa, itu pun tidak akan sampai
ratusan ribu orang, paling-paling cuma ratusan atau ribuan orang saja."
Katanya
Amien berpendapat upaya-upaya anarkhi seperti membakar dan merusak bukan
tuntunan demokrasi.
"Membakar, merusak, tidak ada dalam kamus demokrasi, tapi kalau dengan cara
baik-baik ya boleh-boleh saja." Tandasnya.
Ketua MPR yang juga penggagas poros tengah tersebut juga mengungkapkan bahwa
saat ini telah memutuskan untuk tidak lagi mendukung pemerintahan Gus Dur.
Poros tengah ungkapnya sudah sama sekali tidak mendukung Gus Dur.
"Poros tengah pernah menggagas dan memperjuangkan Gus Dur, tetapi setelah
melihat kinerja yang berbahaya bagi seluruh bangsa, kami tidak mendukung
lagi." Ujarnya.
Namun Ketua Umum PAN ini, juga menyarankan agar untuk menumbangkan Gus Dur
ditempuh cara-cara yang konstitusional dan beradab.
"Ada cara-cara yang beradab untuk menggusur Gus Dur di DPR sesuai mekanisme,
jadi bisa melalui SI." Katanya. (rey)
................Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia...............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com
................Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia...............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com